Jakarta – Lembaga Penjamin simpanan (LPS) mengklaim telah melikuidasi 103 bank dalam kurun waktu 14 tahun terakhir atau sejak 2006 hingga Mei 2020. Sebanyak 102 Bank diantaranya merupakan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank LPS, Suwandi mengatakan, hampir seluruh dari BPR yang “jatuh” tersebut ternyata bukan disebabkan karena ketatnya persaingan antar bank, melainkan justru disebabkan oleh fraud atau kecurangan yang dilakukan oleh pengurus BPR itu sendiri.
“Jadi setelah dilakukan pemeriksaan oleh otoritas, diketahui banyak fraud yang dilakukan oleh direksi, komisaris, ataupun karyawan,” ujar Suwandi dalam webinar di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020.
Suwandi menambahkan, sebuah anomali yang terjadi sebelum bank-bank yang dilikuidasi tersebut masuk ke dalam kategori Bank Dalam Pengawasan Khusus (BDPK), kinerjanya justru mencatatkan tren yang positif.
“Kita lihat trennya, CAR, NPL, ataupun LDR-nya tidak dalam posisi pemburukan. Trennya naik namun kemudian secara tiba-tiba langsung anjlok setelah dilakukan pemeriksaan,” ucapnya.
Hingga Mei 2020, total aset 1dari 103 bank yang telah dilikuidasi oleh LPS mencapai Rp849 miliar. Sedangkan total simpanan bank yang dilikuidasi Rp1,96 triliun.
Bank yang dilikuidasi oleh LPS paling banyak terdapat di provinsi Jawa Barat dengan 36 bank. Dari jumlah tersebut 26 bank di antaranya sudah selesai dilikuidasi dan 9 bank masih dalam proses. (*) Dicky F Maulana
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pesawat ATR 42-500 ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam… Read More
Poin Penting Sistem rujukan JKN bukan hambatan, melainkan mekanisme untuk memastikan peserta mendapat layanan medis… Read More
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More