Ilustrasi: Kegiatan ekonomi di Pulau Sulawesi. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat secara spasial pertumbuhan ekonomi tertinggi pada kuartal III 2025 terjadi di Pulau Sulawesi yang tumbuh 5,84 persen secara tahunan (year on year/yoy). Lebih tinggi dibanding ekonomi nasional yang sebesar 5,04 persen.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud mengatakan, secara spasial ekonomi tetap tumbuh di seluruh wiayah Indonesia.
“Untuk wilayah Sulawesi menunjukan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan III 2025 dibandingkan triwulan III 2024,” ujar Edy Mahmud dalam Rilis BPS, Rabu, 5 November 2025.
Secara rinci, provinsi yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi, yaitu Sulawesi Selatan yang memberikan andil pertumbuhan 2,23 persen.
Baca juga: Breaking! Ekonomi RI Tumbuh 5,04 Persen di Kuartal III 2025
Kemudian, disusul oleh Sulawesi Tengah dengan pertumbuhan andil sebesar 1,85 persen, Sulawesi Tenggara 0,70 persen, Sulawesi Utara 0,63 persen, Sulawesi Barat 0,23, dan Gorontalo 0,20 persen.
Edy Mahmud menjelaskan sumber pertumbuhan utama di Pulau Sulawesi berasal dari industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan.
Selain itu, ekonomi di Pulau Jawa juga masih positif dengan menduduki posisi kedua tertinggi ekonomi secara spasial dengan pertumbuhan sebesar 5,17 persen.
Dia mengungkapkan, kontribusi terbesar pertumbuhan di Pulau Jawa berasal dari DKI Jakarta yang memberikan andil 1,38 persen.
Lalu, Jawa Timur dengan kontribusi sebesar 1,33 persen, Jawa Barat 1,19 persen, Jawa Tengah 0,81 persen, Banten 0,37 persen, dan DI Yogyakarta 0,09 persen.
Edy menyatakan perekonomian Pulau Sulawesi dan Jawa, tumbuh di atas ekonomi nasional.
Baca juga: Purbaya Klaim Penempatan Dana ke Himbara Bikin Likuiditas Perekonomian Meningkat
Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 sebesar 5,04 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku (ADHB) Indonesia pada kuartal III 2025 mencapai Rp6.060 triliun dan atas dasar harga konstan (ADHK) sebesar Rp3.444,8 triliun.
Petumbuhan ekonomi di kuartal III 2025 tersebut ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik dan permintaan luar negeri. (*)
Editor: Galih Pratama
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More