Jakarta – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menggelar undian Buka Rejeki Mantap periode 1 yaitu 1 Januari 2020 sampai dengan 20 Januari 2021, program hadiah tabungan tersebut berhadiah utama 1 (satu) Kijang Innova diraih oleh salah satu penabung dari Kantor Cabang Jakarta.
Direktur Utama Elmamber P. Sinaga mengatakan, saat program ini dijalankan, Bank Mantap berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) senilai Rp27,58 triliun dengan komposisi tabungan senilai Rp4,74 triliun yang naik 35,17 persen secara year on year (yoy) dan Deposito sebesar Rp22,73 triliun yang naik 114,73 persen secara yoy.
“Saat ini animo masyarakat terhadap program Rejeki Mantap terus meningkat terlihat sampai akhir Januari 2021 jumlah akun penabung sebanyak 453.226 nasabah. Diharapkan juga dengan program ini dapat meningkatkan portofolio Saving Account atau dana murah untuk perseroan,” ujar Elmamber, Sabtu, 23 Januari 2021.
Disaat yang sama Chief Finance Officer Bank Mantap Fajar menambahkan, selain 1 (satu) Kijang Innova, undian Buka Rejeki Mantap memberikan hadiah 10 (sepuluh) Honda Beat dan 60 sepedah. Dengan menabung minimal Rp 500.000,00, setiap nasabah mendapatkan 1 (satu) token undian, semakin besar saldo tabungan di akhir bulan semakin besar para nasabah mendapatkan hadiah undian tersebut.
“Produk tabungan di Bank Mantap yang dapat mengikuti Program Rejeki Mantap yaitu Tabungan siMantap, siMantap Pensiun dan Tabunganku. Program ini hanya berlaku untuk nasabah non pegawai, dalam hal ini untuk menjaga reputasi perseroan,” tutup Fajar. (*)
Poin Penting Infobank bersama IBI, AAUI, dan APPI menggelar 8th Green Golf Tournament 2026 yang… Read More
Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More
Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More