Ekonomi dan Bisnis

Buka Pameran Inacraft 2023, Jokowi Optimis Kreativitas Anak Muda Bawa Perubahan Bagi Negara

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimis kehadiran anak muda pada Pameran Inacraft on October 2023 bisa membawa perubahan bagi negara semakin baik.

Sebab, potensi anak muda pada pameran Inacraft 2023 ini diberi ruang khusus dalam menampung ide dan kreativitas mereka.

“Pada pameran Inacraft ini, memberikan ruang khusus bagi anak-anak muda, youth preneur dan artisan dengan target segmen generasi Z untuk menampilkan karya baiknya. Ini merupakan hal baik karena potensi kreativitas anak muda kita sangat besar,” kata Jokowi saat membuka pameran Inacraft on October 2023, di JCC, Jakarta (4/10).

Baca juga: Permendag 31/2023 Terbit, INDEF Beri Sejumlah Catatan Penting Bagi UMKM Lokal

Jokowi menilai, pameran Inacraft dari tahun ke tahun semakin baik dan konsisten dalam memamerkan produk lokal terbaik. 

“Saya melihat dari tahun ke tahun pameran Inacraft ini semakin baik karena brandnya sudah dikenal sebagai salah satu pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara yang secara konsisten menampilkan kreasi terbaik dan semuanya dikurasi, diseleksi ketat, dan selektif,” ujarnya.

Jokowi pun berharap, pada Inacraft on October 2023 bisa menarik banyak pengunjung yang datang sehingga menghasilkan omzet yang besar,.

“Ada 18.700 meter persegi yang dibagi untuk 772 booth. Kita harapkan para pengunjung semakin banyak, buyernya juga lebih banyak dan omzetnya juga akan semakin besar,” bebernya.

Baca juga: Pemberdayaan UMKM dan Mesin Pertumbuhan Ekonomi 

Pada Inacraft on October 2023, Presiden Jokowi turut didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Hadir pula Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dan Pejabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

2 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

3 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

3 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

4 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

4 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

4 hours ago