Ilustrasi - Pelayanan Bank Jambi. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Upaya Bank Jambi membuka layanan operasional kantor cabang hingga akhir pekan dinilai sebagai respons manajerial yang tepat untuk menjaga kesinambungan layanan kepada nasabah di tengah gangguan sistem pasca insiden keamanan siber.
Pengamat perbankan, Laila Farhat, menilai dalam industri perbankan keberlangsungan layanan kepada nasabah atau service continuity merupakan faktor krusial dalam mempertahankan tingkat kepercayaan publik.
Karena itu, ketika sebagian layanan berbasis digital seperti ATM dan mobile banking mengalami gangguan, pengalihan layanan melalui kanal fisik di kantor cabang merupakan langkah mitigasi yang lazim diterapkan dalam manajemen krisis operasional bank.
“Pembukaan layanan hingga Sabtu dan Minggu menunjukkan bahwa Bank Jambi berupaya menjaga operational resilience agar aktivitas transaksi nasabah tetap berjalan, khususnya untuk layanan dasar seperti penarikan, setoran, dan verifikasi rekening,” ujar Laila, dikutip Rabu, 11 Maret 2026.
Baca juga: Dana Nasabah Dibobol, Bank Jambi Pastikan Ganti Kerugian Nasabah
Menurut dia, dalam situasi gangguan sistem teknologi informasi, prioritas utama bank adalah memastikan stabilitas layanan transaksi sekaligus menjaga integritas sistem perbankan.
Oleh sebab itu, penguatan layanan teller dan customer service di kantor cabang menjadi bagian dari strategi bank dalam menjaga customer confidence selama proses pemulihan sistem berlangsung.
Di sisi lain, Laila menilai langkah operasional tersebut tetap perlu diikuti percepatan pemulihan sistem secara menyeluruh.
Hal ini mencakup pelaksanaan audit keamanan teknologi informasi secara komprehensif serta penguatan kerangka cyber security governance guna meminimalkan potensi kerentanan serupa pada masa mendatang.
Secara fundamental, ia menilai Bank Jambi masih memiliki kapasitas institusional untuk melakukan proses pemulihan.
Dukungan permodalan yang relatif memadai serta struktur keuangan yang stabil memberikan ruang bagi bank untuk melakukan penguatan pada aspek IT infrastructure, risk management framework, serta disaster recovery system.
Baca juga: Ombudsman Dukung Bank Jambi Tingkatkan Layanan Digital dan Perlindungan Nasabah
Menurut Laila, insiden ini dapat menjadi momentum bagi Bank Jambi untuk mempercepat transformasi digital yang lebih aman dan berkelanjutan.
“Jika proses pemulihan sistem dan komunikasi kepada publik dilakukan secara transparan dan terukur, Bank Jambi dinilai tetap memiliki peluang besar untuk menjaga reputasi serta mempertahankan trust nasabah sebagai fondasi utama industri perbankan,” pungkasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Penerimaan pajak Februari 2026 mencapai Rp245,1 triliun, tumbuh 30,4 persen atau 10,4 persen… Read More
Poin Penting Pasar modal Indonesia dinilai memasuki fase reformasi untuk meningkatkan daya saing global melalui… Read More
Poin Penting APBN hingga Februari 2026 defisit Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen terhadap PDB,… Read More
Poin Penting BGN menghentikan sementara 1.512 dapur MBG di wilayah II karena belum memenuhi standar… Read More
Poin Penting ALVA tetap optimistis penjualan motor listrik tumbuh meski pemerintah menghentikan insentif pembelian kendaraan… Read More
Poin Penting Pemerintah menyiapkan berbagai skenario penyelenggaraan haji untuk memastikan keselamatan jemaah di tengah konflik… Read More