Budi Waseso jadi Komut, Ini Susunan Terbaru Pengurus Semen Indonesia (SMGR)

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG (SMGR) pada Senin (1/12) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPSLB) 2023 untuk mengumumkan perubahan susunan pengurus Perseroan, setelah mengukuhkan pemberhentian dengan hormat, Rudiantara sebagai Komisaris Utama dan Arief Prasetyo Adi sebagai Komisaris.

Corporate Secretary SMGR, Vita Mahreyni mengatakan bahwa, berdasarkan pengukuhan pemberhentian dalam RUPSLB tersebut, SMGR telah mengangkat Budi Waseso sebagai Komisaris Utama (Komut) dan Komisaris Independen, serta Ratna Irsana sebagai Komisaris Independen.

Baca juga: Mitratel (MTEL) Setujui Perubahan Dewan Komisaris, Ini Susunan Terbarunya

Berikut susunan dewan komisaris dan direksi terbaru SMGR:

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Budi Waseso
  • Komisaris: Sony Subrata
  • Komisaris: Yustinus Prastowo
  • Komisaris: Lydia Silvanna Djaman
  • Komisaris Independen: Nasaruddin Umar
  • Komisaris Independen: Saor Siagian
  • Komisaris Independen: Ratna Irsana

Direksi Perseroan SMGR:

  • Direktur Utama: Donny Arsal
  • Direktur Supply Chain: Yosviandri
  • Direktur SDM dan Umum: Agung Wiharto
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Portofolio: Andriano Hosny Panangian
  • Direktur Bisnis dan Pemasaran: Subhan
  • Direktur Operasi: Reni Wulandari
Baca juga: Mitratel (MTEL) Setujui Perubahan Dewan Komisaris, Ini Susunan Terbarunya

Vita menambahkan SMGR saat ini terus fokus menjalankan inisiatif-inisiatif strategis untuk peningkatan kinerja agar dapat terus memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan khususnya para pemegang saham, serta mencapai operational excellence dan target-target keberlanjutan.

“Untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah kondisi pasar semen yang masih mengalami oversupply dan persaingan yang ketat, SIG berkomitmen untuk mempertahankan kepemimpinan pasar melalui optimalisasi pasar, fasilitas produksi dan jaringan distribusi yang ekstensif,” ucap Vita dalam keterangan resmi dikutip, 2 Desember 2023. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

54 mins ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

1 hour ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

2 hours ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

3 hours ago