Jakarta – Upaya PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) memperkuat akses pendidikan bagi komunitas adat terus menunjukkan hasil nyata.
Lewat kolaborasi dengan masyarakat lokal, perusahaan perkebunan ini berhasil menghadirkan ruang belajar baru bagi kelompok perempuan dan anak-anak di wilayah terpencil, seperti komunitas adat Suku Bunggu di Sulawesi Tengah.
Inisiatif tersebut bukan sekadar program tanggung jawab sosial, melainkan bagian dari strategi keberlanjutan yang menempatkan pendidikan sebagai kunci pembangunan jangka panjang.
Baca juga: Lewat Program Ini, Astra Financial Perkuat UMKM di Indonesia
Chief Operation Officer (COO) Astra Agro, Arief Catur Irawan, menegaskan bahwa kolaborasi dengan komunitas adat menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan yang lebih baik.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah perjalanan yang tidak dapat ditempuh sendirian. Melalui kolaborasi dengan komunitas adat, Astra Agro belajar bahwa pendidikan dan pemberdayaan adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Salah satu wujud nyata dukungan Astra Agro terhadap pendidikan komunitas adat terlihat di Dusun Saluraya, wilayah Suku Bunggu. Melalui program pendampingan, kelompok perempuan di desa tersebut kini aktif mengembangkan produk lokal seperti kerajinan tangan dan olahan pangan khas daerah.
Ketua Komunitas Perempuan Suku Bunggu di Dusun Saluraya, Norvi Srikasi Tiora, atau akrab disapa Ophy, menjadi sosok sentral dalam gerakan ini. Perannya bukan hanya menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak-anak.
“Kami jadi punya harapan baru. Dari yang semula hanya fokus di rumah, sekarang kami bisa ikut berkontribusi dalam ekonomi keluarga dan pendidikan anak-anak di desa,” ungkap Ophy.
Baca juga: Tumbuh 7,14 Persen, Astra Life Raih Pendapatan Premi Bruto Rp1,5 Triliun di Kuartal I 2025
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya tercermin dari peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga tumbuhnya rasa percaya diri dan mimpi baru bagi perempuan adat untuk menyekolahkan anak-anak mereka lebih tinggi.
Berkat konsistensi dalam menjalankan praktik keberlanjutan, Astra Agro mendapatkan penghargaan Pilar Sosial kategori Education for All Advocate dalam ajang ESG Now Awards 2025.
“Kami akan terus memperkuat integrasi nilai keberlanjutan dalam seluruh aktivitas bisnis. Prinsip ESG telah menjadi landasan dalam setiap keputusan perusahaan, agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungan,” tutup Arief. (*)
Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More
Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan selama bertahan di atas 8.170, dengan potensi menuju 8.440-8.503.… Read More
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More