Yogyakarta–PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) aktif mendorong akses keuangan kepada masyarakat dengan mengikuti Program Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai). Melalui produk dan layanan BTPN Wow! mampu memberikan akses keuangan kepada 2,1 juta nasabah yang belum bankable.
Senior Vice President Sales Management Head BTPN, Mohammad Reza Rizal menjelaskan, bahwa BTPN Wow! menjadi solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk membiasakan diri menabung. Lewat jenis produk basic saving account, maka nasabah tidak dibebani biaya administrasi bulanan, dan bisa menarik tunai seluruh dana bila dibutuhkan. Selain itu, bank tetap memberikan bunga yang cukup menarik.
“Transaksi juga cukup mudah, karena BTPN Wow! menggunakan teknologi USSD (unstructured supplementary services data) yang dapat beroperasi di segala jenis HP berbasis GSM meskipun dengan sinyal minimum,” tutur Reza di Yogyakarta, Kamis, 24 November 2016. (Baca juga: BTPN Wow! Berani Nombok Jemput Nasabah)
Nasabah BTPN Wow! juga dapat melakukan transaksi seperti mengirim uang, membeli pulsa, serta membayar tagihan listrik/air, telepon, asuransi, TV berlangganan dan membeli tiket dengan HP. Sementara untuk transaksi setor dan tarik tunai dapat dilakukan dengan menyambangi agen BTPN Wow! terdekat.
Sampai dengan Oktober 2016, jumlah agen BTPN Wow! sudah mencapai 131 ribu agen yang telah hadir di Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Lombok dan Nusa Tenggara. Tahun depan, perseroan berencana memerluas jangkauan ke kawasan timur Indonesia seperti di Pulau Kalimantan dan Sulawesi. (*)
Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More