News Update

BTPN Tak Bagi Deviden

Jakarta–Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) menyepakati untuk tidak membagi deviden tahun buku 2015 pada para pemegang saham.

Pemegang saham menyetujui penggunaan total laba bersih yang diperoleh Perseroan dalam tahun buku 2015, sebesar Rp1,7 triliun sebagai saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya atau retained earnings.

“Pemegang saham juga menyepakati untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2015, Perseroan tidak membagikan deviden,” ujar Jerry Ng, Direktur Utama BTPN.

Menurut Jerry, keputusan pemegang saham untuk tidak membagi deviden selama delapan tahun sejak 2008 merupakan refleksi komitmen jangka panjang yang kuat dari pemegang saham agar BTPN dapat tumbuh berkelanjutan. Per 31 Desember 2015 aset BTPN tercatat Rp81 triliun, naik 8% secara setahunan.

RUPST juga menyatakan berakhirnya masa jabatan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris periode 2013 hingga 2016. Dengan berakhirnya masa jabatan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, RUPST juga menyepakati pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris baru. Adapun jajaran Direksi diisi oleh Jerry Ng sebagai Direktur Utama, Ongki W Dana sebagai Wakil Direktur Utama, Djemi Suhenda sebagai Wakil Direktur Utama, Anika Faisal, Kharim Indra Gupta Siregar, Arief Harris Tandjung, dan Wolf Arno Kluge sebagi Direktur.

Sementara jajaran Dewan Komisaris dijabat oleh Mari Elka Pangestu sebagai Komisaris Utama (Independen), Irwan Mahjudin Habsjah (Independen), Arief Tarunakarya Surowidjojo (Independen), Chow Ying Hoong dan Hiroshi Higuma sebagai Komisaris. (*)

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Purbaya Lantik 43 Pejabat Pajak dan DJA, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More

2 hours ago

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

3 hours ago

Premi ACA 2025 Tumbuh 17 Persen di Tengah Perlambatan Industri

Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More

5 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More

5 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

6 hours ago