Karyawan BTPN Syariah di kantor cabang. (Foto: Istimewa)
Jakarta – BTPN Syariah benar-benar memperhatikan kesejahteraan nasabah dan pegawainya selama masa pandemi ini. Hal ini dibuktikan dari tidak adanya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) selama masa pandemi ini. Segala sesuatu yang berkaitan dengan hak-hak pegawai seperti pendapatan dan bonus tetap diberikan sekalipun di masa krisis akibat pandemi Covid-19.
“Dan yang paling penting kami tidak melakukan PHK. Kami tetap mempekerjakan mereka dan memberikan gaji, THR, dan sebagainya,” ujar Direktur Bank BTPN Syariah Dwiyono Bayu Winantio, saat menjadi pembicara acara Infobank UMKM Millenial Summit 2021, di Jakarta, Kamis, 6 Mei 2021.
Ia menjelaskan, memperhatikan kesejahteraan antar sesama merupakan pintu masuk yang baik untuk memperkuat komunitas yang ada. BTPN Syariah pun juga telah memberikan kontribusi kepada komunitas-komunitas, mulai dari renovasi jalan, masjid, memberikan peralatan kesehatan kepada rumah sakit-rumah sakit, sehingga komunitas dengan sesamanya dapat terbangun.
“Tapi secara keseluruhan nasabah ultra mikro ini adalah nasabah yang cukup tangguh karena apa yang mereka lakukan adalah untuk mencukupi kebutuhan keluarga mereka. Nah, ini yang harus kita dukung sehari-harinya. Ultra mikro visible tapi tak bankable, jadi mereka harus kita fasilitasi agar dapat akses keuangan,” pungkasnya. (*) Steven
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More