Jakarta – PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) berniat melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan sebanyak-banyaknya 150 juta lembar saham atau sebanyak-banyaknya 2,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Langkah ini diambil seiring kondisi pasar yang sedang fluktuatif secara signifikan dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan nomor 22/SEOJK.04/2005.
Mengutip keterbukaan informasi yang dipublikasi BTPN, Selasa, 23 Febuari 2016, perseroan sendiri telah menyiapkan dana sebanyak-banyaknya Rp535,50 miliar.
Rencananya, aksi korporasi ini akan dilakukan secara bertahap dalam periode 23 Febuari 2016 sampai dengan 23 Mei 2016.
Adapun pelaksanaan transaksi pembelian saham akan dilaksanakan berdasarkan pertimbangan dari Direksi perseroan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). (*) Dwitya Putra
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More