Laba Melonjak 61%, Aset BTPN Tembus Rp100 Triliun
Jakarta – PT Bank BTPN Tbk (BTPN) menyambut positif penurunan suku bunga acuan yang dilakukan Bank Indonesia (BI) sebesar 25 basis poin (bps) yang kini menjadi 5,50%.
Direktur Utama BTPN Ongki Wanadjati Dana menyebut, penurunan suku bunga acuan tersebut dapat diikuti oleh penurunan bunga dana deposito miliknya serta para pelaku industri perbankan.
“Bunga turun, tentunya kami senang dan kami melihat perkembangan positif dari bunga acuan diturunkan. Kita tahu setelah ini diharapkan bisa menurunkan bunga dari deposito,” kata Ongki di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin 26 Agustus 2019.
Walau begitu, pihaknya masih terus melihat kondisi likuiditas perbankan secara nasional agar dapat menurunkan bunga deposito miliknya. Sebagai informasi saja, BTPN hingga Semester-I 2019 telah membukukan rasio intermediasi (loan to deposits/LDR) 152,05%.
Sementara total penyaluran kredit BTPN hingga Juni 2019 mencapai Rp143,4 triliun, atau tumbuh 112% (year on year/yoy) dibandingkan posisi yang sama tahun lalu senilai Rp67,7 triliun.
Adapun rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) terjaga di level 23,3%, masih sangat kuat untuk menopang target pertumbuhan.
Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Agustus 2019 memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50%, suku bunga Deposit Facility menjadi sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility menjadi 6,25%. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More