Perbankan

BTPN Optimis Target Rasio Kredit UMKM 30 Persen Tercapai di 2023

Jakarta – Direktur Utama Bank BTPN Tbk Henoch Munandar mengatakan, penyaluran kredit untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) BTPN akan mencapai 30 persen dari total kredit di tahun 2023.

“Pada September 2023 kredit UMKM BTPN merangkak ke 29 persen. Kita harap tahun ini BTPN bisa memenuhi rasio kredit untuk UMKM sebesar 30 persen seperti yang disyaratkan,” kata Henoch saat ditemui awak media, di Jakarta, Rabu 22 November 2023.

Baca juga: Kejar Target 30 Persen Kredit UMKM di 2024, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Henoch meyebutkan, mayoritas dari kredit UMKM disalurkan pada pembiayaan mikro yang tumbuh hampir 60 persen secara tahunan (yoy) pada 2023, dengan didorong oleh pengembangan infrastruktur digital. 

“Kita lihat digitalisasi pelaku usaha mikro bukan hal baru sejak Covid-19. Di kalangan usaha, (digitalisasi) itu cukup baik, sehingga BTPN dengan Jenius, kita lakukan penetrasi dengan digital,” ujar Henoch.

Selain itu, pada tahun 2024, penyaluran KUR untuk UMKM ditargetkan tumbuh hingga 40 persen yoy. 

“Tapi sekali lagi, base (pembiayaan UMKM) kita masih sangat kecil dibandingkan rekan-rekan utama, yakni bank pemerintahan. Tapi itu komitmen BTPN sesuai dengan amanat BI dan OJK,” ungkapnya.

Baca juga: Salurkan Pembiayaan Rp11,9 Triliun, Ini Fokus BTPN Syariah ke Masyarakat Inklusi

Secara keseluruhan, target penyaluran kredit dapat tumbuh hingga double digit pada 2024 mendatang, diiringi dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang seimbang.

“Katakan kredit tumbuh 10 persen, idealnya DPK juga tumbuh 10 persen minimal. Tapi yang kita amati jangan sampai DPK tumbuh lebih lambat dari pertumbuhan kredit,” pungkas Henoch. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

9 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

2 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

3 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

3 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

3 hours ago