Bandung – PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) resmi memperkenalkan layanan Jenius di kota Bandung.
Aplikasi yang dirancang dan dikembangkan untuk mendukung masyarakat digital savvy dalam meningkatkan kualitas life finance ini siap memberikan solusi perbankan dan manajemen keuangan personal yang menyeluruh, melalui smartphone berbasis Android maupun iOS.
Setelah diperkenalkan pertama kalinya pada Agustus 2016, Jenius telah berhasil mengintegrasikan elemen gaya hidup dan keuangan (konsep life finance) kepada masyarakat urban yang melek teknologi di Jabodetabek. Berbekal pengalaman tersebut, BTPN berencana memperluas jangkauan layanan perbankan digital Jenius dengan memperkenalkan fitur-fiturnya yang mudah, cerdas dan aman kepada masyarakat Kota Bandung.
“Kami bangga bisa melangkah kembali ke kota Bandung, kota kelahiran BTPN hampir enam dekade lalu, dengan membawa inovasi layanan perbankan digital yang revolusioner. Dengan memperkenalkan Jenius, kami berharap masyarakat digital savvy di Bandung bisa merasakan manfaat dari menggunakan Jenius dan dapat berkokreasi bersama kami dalam mengembangkan Jenius,” ujar Digital Banking Head BTPN Peterjan van Nieuwenhuizen di Bandung, Rabu, 22 November 2017.
Jenius sendiri adalah inovasi perbankan digital untuk segmen kelompok masyarakat yang identik dengan masyarakat urban dan melek teknologi.
Melalui Jenius, masyarakat dapat membuka rekening bank tanpa perlu datang ke kantor cabang dan menikmati berbagai layanan perbankan melalui aplikasi.
“Kami menyimpulkan bahwa dalam setiap keputusan yang diambil oleh seseorang di dalam hidupnya, baik disadari ataupun tidak, memiliki konsekuensi finansial. Berangkat dari pemahaman ini, kami hadirkan Jenius untuk membantu masyarakat mengatur life finance mereka. Dengan demikian, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah dalam mengelola gaya hidup dan keuangan sesuai keinginan dan kebutuhannya masing-masing,” kata Peter.
Digital Banking Value Proposition & Product Head BTPN, Irwan Sutjipto Tisnabudi melanjutkan, dalam tahap pembentukannya, BTPN berkolaborasi dan berkokreasi dengan masyarakat digital savvy guna memperkaya fitur-fitur Jenius dan dapat menjawab kebutuhan kalangan ini dengan tepat.
“Kolaborasi dan kokreasi yang kami lakukan tidak hanya berhenti di fase pembentukan awal. Kami ingin Jenius terus berevolusi untuk menyesuaikan dengan gaya hidup para digital savvy yang begitu dinamis. Maka semangat kokreasi terus kami lakukan supaya Jenius bisa tetap relevan.”
Beberapa fitur yang dapat ditemukan pada aplikasi Jenius sebagai hasil dari proses kokreasi antara lain $Cashtag yang memberikan pilihan bagi pengguna untuk mengingat dan memberikan informasi nomor rekening ke pihak lain dengan lebih mudah karena diciptakan oleh pengguna sendiri.
Selain itu ada e-Card, yang menjadi solusi bagi pengguna yang butuh untuk bertransaksi daring dengan aman tanpa menggunakan kartu kredit.
“Jenius juga menyediakan beberapa tabungan dalam satu akun Jenius, seperti FlexiSaver dan DreamSaver. Ada pula MaxiSaver, yaitu deposito dengan tingkat suku bunga menarik per tahunnya.
Pengguna juga dapat mengatur klasifikasi pengeluaran dan kebutuhan rutin mereka dengan x-Card yang bisa diminta sesuai kebutuhan hingga tiga buah kartu,” tutup Irwan. (*)
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More