Categories: Perbankan

BTPN Gencar Rekrut Agen Laku Pandai

Cirebon– PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional, Tbk (BTPN) tahun ini akan memeperluas daerah sasaran program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang dilayaninya. Jika selama ini BTPN baru melayani sebagian Sumatera dan Jawa, tahun ini Perseroan akan memperluasnya di seluruh Sumatera, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan dan Sulawesi. BTPN pun berencana merekrut puluhan ribuan agen lagi tahun ini.

” Target cukup tinggi, sampai Desember kemarin saja kita udah punya 21 ribu agen, bayangkan saja, tahun ini lebih dari 50% naiknya (jumlah agen),” kata Muhamad Reza Rizal, Sales Management Head BTPN WOW! di Cirebon, Sabtu 13 Februari 2016.

Reza mengatakan, jumlah agen BTPN WOW!, layanan Laku Pandai BTPN, telah mencapai 21 ribu orang dengan jumlah nasabah kurang lebih 307.000 nasabah. Agen BTPN Wow! menurutnya akan memperoleh berbagai komisi mulai dari komisi pembukaan rekening hingga komisi dari tiap transaksi yang dilakukan nasabah. Komsisi tarik tunai mencapai 1,5% dari transaksi dibatasi maksimum Rp4500, setor tunai 1% dari transaksi dengan maksimum Rp3.250, komisi untuk tiap rekening aktif (rekening dengan saldo minimum Rp25 ribu selama 6 bulan) sebesar Rp18.000, transaksi pembelian pulsa Rp1000 untuk tiap nasabah yang diakuisisi agen.

“Tarik tunai, setor tunai, buka rekening semua dapat komisi, tapi di Indonesia lebih banyak nasabah yang setor tunai, jadi BTPN bayarin agen karena nasabah gak ditarik biaya saat setor tunai,” kata Reza.

Untuk menjadi agen BTPN WOW! menurutnya calon agen harus memenuhi beberapa kriteria seperti berdomisili di daerah bersangkutan dengan menunjukkan surat keterangan RT, dan memiliki pekerjaan atau usaha tetap. (*) Ria Martati

Apriyani

Recent Posts

LPEI Bukukan Laba Rp252 Miliar di 2025, Tumbuh 8 Persen

Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More

1 hour ago

PINTU Gandeng Aparat Hukum Perkuat Keamanan Industri Kripto

Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More

3 hours ago

IAI Inisiasi Indonesia Sustainability Reporting Forum, Ignasius Jonan Jadi Ketua

Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More

4 hours ago

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

6 hours ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

7 hours ago

Industri Melambat, Begini Jurus ACA Jaga Pertumbuhan Premi

Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More

8 hours ago