News Update

BTPN Bayar Pokok dan Bunga Obligasi Hingga Rp465,93 miliar

Jakarta–PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) melakukan pembayaran pokok dan bunga obligasi berkelanjutan I-2013 tahap 12 dengan tingkat bunga tetap Seri A dan B senilai total Rp465,93 miliar.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan BTPN, Anika Faisal, dalam keterbukaan informasi perusahaan di Jakarta, Senin, 11 Juli 2016 mengatakan pembayaran ini telah dilakukan pada 11 Juli 2016 antara lain Rp458,71 miliar untuk seri A dan Rp7,21 miliar untuk seri B.

“Jenis surat utang obligasi tersebut memiliki pokok hutang masing-masing Rp450 miliar dan Rp350 miliar serta akan jatuh tempo pada 4 Juli 2016 untuk seri A dan 4 Juli 2018 untuk seri B,” kata Anika.

Anika mengatakan obligasi tersebut memiliki tingkat bunga surat hutang 7,75% dan 8,25% dan telah memperoleh peringkat AA (idn) dari lembaga pemeringkat Fitch Ratings.

Bertindak sebagai wali amanat untuk obligasi ini adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI). (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

38 mins ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

1 hour ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

1 hour ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

1 hour ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

5 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

8 hours ago