Chandra Hamzah; Tidak pas di BTN. (Foto: Istimewa).
Masuknya Chandra M. Hamzah diharapkan dapat membuat struktur manajemen BTN semakin kuat. Dwitya Putra
Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyetujui pengangkatan Chandra M. Hamzah sebagai komisaris utama BTN, menggantikan Sukardi Rinakit lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Direktur BTN, Irman Alvian menjelaskan bahwa keputusan penggantian susunan pengurus perseroan merupakan kewenangan pemegang saham yang mempunyai tujuan untuk memperkuat struktur manajemen perseroan dalam menghadapi ketatnya persaingan ketidakpastian ekonomi global.
“Kami bertanggung jawab menjalankan bisnis perseroan sesuai rambu-rambu yang ada. Kondisi makro yang seperti ini membutuhkan perhatian serius. Dengan dilengkapinya susunan pengurus bank sudah pasti akan membuat perseroan lebih solid,” kata Irman di kantor pusat BTN, Jakarta, Rabu, 2 September 2015.
Diharapkan, masuknya komisaris utama baru tersebut, struktur manajemen BTN semakin kuat, mengingat persaingan saat ini sangatlah ketat.
Irman mengaku, manajemen optimis kinerja BTN akan tetap tumbuh karena industri perumahan menengah bawah masih cukup kuat dan tumbuh di tengah kondisi gejolak makro ekonomi saat ini.
Berdasarkan hasil RUPSLB, berikut susunan dewan komisaris perseroan yang baru :
Komisaris Utama : Chandra M. Hamzah
Komisaris Independen : Kamaruddin Sjam
Komisaris Independen : Arie Coerniadi
Komisaris Independen : Catherinawati Hadiman
Komisaris : Sumiyati
Komisaris : Fajar Harry Sampurno
Komisaris : Lucky Fathul Aziz H. (*)
Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More
Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More
Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More
Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More
Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More