Snapshot

BTN Terbitkan Obligasi Rp 5 Triliun

[Best_Wordpress_Gallery id=”1009″ gal_title=”BTN Terbitkan Obligasi Rp 5 Triliun”]

Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Adi Setianto (tengah) didampingi Direktur PT CIMB Sekuritas Indonesia I Wayan Gemuh Kertaraharja, Head of Investment Banking PT BNI Sekuritas Indonesia Tulus Nababan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I Tahun 2017 senilai Rp5 triliun. Adapun, instrumen ini akan diterbitkan dalam 4 seri, yakni Seri A bertenor 3 tahun dengan kupon berkisar 7,65%-8,3%%, Seri B bertenor 5 tahun dengan kupon sekitar 7,95%-8,5%, Seri C bertenor 7 tahun dengan bunga 8,2%-8,7%, dan Seri D bertenor 10 tahun dengan kupon sebesar 8,3%-8,9%. Adi mengatakan seluruh dana yang diperoleh dari hasil emisi obligasi ini akan digunakan untuk mendanai ekspansi kredit Bank BTN yang masih prospektif, sekaligus dalam rangka mendukung Program Sejuta Rumah.(Budi Urtadi)

Apriyani

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

3 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

3 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

3 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

4 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

7 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

10 hours ago