News Update

BTN Terbitkan EBA-SP Hingga Rp2 Triliun

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) melakukan kerjasama sekuritisasi aset KPR dengan menerbitkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP SMF-BTN04) senilai Rp2 triliun.

Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengatakan,  EBA-SP SMF-BTN04 yang dicatatkan bernilai total Rp2 triliun tersebut masing-masing dibagi dalam tiga seri, yakni Seri A1 senilai Rp700 miliar, kemudian Seri A2 senilai Rp1,124 triliun dan EBA Seri B senilai Rp176 miliar.

Adapun untuk suku bunga masing-masing ditetapkan untuk Seri A1 suku bunga 7 persen dan Seri A2 suku bunga 7,5 persen. “EBA-SP seri A ini mendapatkan rating id AAA,” ujar Maryono di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jumat, 9 Maret 2018.

Baca juga: BTN Dukung Pembiayaan 2.000 Rumah Bagi Karyawan Lion Air Group

Pada transaksi tersebut, jelas Maryono, SMF berperan sebagai penerbit, arranger, dan pendukung kredit. Sedangkan Bank BTN berperan sebagai kreditur asal dan sebagai penyedia jasa, serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) sebagai wali amanat dan bank kustodian.

Lebih lanjut Maryono mengungkapkan, bahwa hasil sekuritisasi ini akan digunakan perseroan untuk mendukung pembiayaan perumahan yang menjadi bisnis inti Bank BTN yang juga bertujuan untuk mensukseskan Program Satu Juta Rumah yang digencarkan oleh pemerintah Joko Widodo.

“Program perumahan nasional memerlukan dana jangka panjang yang cukup besar. Pencatatan ini merupakan peran aktif Bank BTN dan SMF dalam mendukung pertumbuhan pasar pembiayaan perumahan di Indonesia untuk mewujudkan kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau untuk masyarakat,” ucapnya.

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Infobank Perbaiki Perhitungan LAR, Rasio Bank BCA Syariah Turun Jadi 5,53 Persen

Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More

6 mins ago

OJK Optimistis Kinerja Perbankan Tetap Solid di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More

18 mins ago

Kedudukan dan Otoritas Danantara Pascarevisi Keempat UU BUMN

Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More

37 mins ago

OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut, KPK Sita Uang-Emas Senilai Rp6,38 M

Poin Penting KPK menyita Rp6,38 miliar dari OTT kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP… Read More

41 mins ago

IHSG Awal Pekan Ini Dibuka Hijau, Sempat Sentuh Level 9.000

Poin Penting IHSG menguat di awal perdagangan: Pada pembukaan 12 Januari 2026 pukul 09.04 WIB,… Read More

2 hours ago

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BBRI, ARCI hingga BUVA

Poin Penting IHSG berpeluang menguat untuk menguji level 9.030–9.077, namun investor diminta waspada potensi koreksi… Read More

3 hours ago