Ilustrasi industri properti
Jakarta-Direktur Utama Bank BTN, Pahala Nugraha Mansury mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan sekitar 380.000 unit rumah untuk menerima subsidi pada tahun 2021.
“Kita berharap kalau misalnya di tahun 2020 ada sekitar 337.500 unit rumah yang diberikan subsidi, kita berharap juga di tahun 2021 nanti, jumlah tersebut bisa kurang lebih bertahan di kisaran 380.000 unit perumahan,” ujarnya, pada Podbinar KeyPoint Rumah #1: Inspirasi Rumah Keren, Jumat, 14 Agustus 2020.
Menurutnya, peningkatan target penerimaan subsidi ini penting karena kebutuhan akan rumah merupakan kebutuhan dasar, yakni sandang, pangan, papan.
“Kalau makanan orang-orang sudah ada, seperti bansos dan sebagainya. Tapi bagaimana yang namanya KPR ini bisa affordable buat masyarakat yang memang dikategorikan sebagai masyarakat yang memang membutuhkan rumah yang sederhana,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dana subsidi KPR ini berasal dari Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), dan target ini pun diharapkan dapat menyasar kaum milenial yang saat ini tengah mendominasi 90% market pembelian rumah subsidi.
“Kita juga partnership dengan beberapa fintech, karena kaum milenial juga mungkin lebih familiar dengan fintech. Lalu, kita juga bekerja sama dengan sekitar 7000 developer se-Indonesia. Jadi, mereka yang bantu kita untuk bisa melakukan akuisisi untuk orang-orang yang ingin memiliki rumah. Di samping itu, kita juga punya portal atau website btnproperti.co.id,” pungkasnya. (*) Steven
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More