UUS BTN
Jakarta–Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) atau BTN Syariah terus melanjutkan kinerja positif dalam penyaluran pembiayaan hingga Mei 2017 ini.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama BTN, Maryono saat ditemui dalam acara penandatanganan kerjasama penyaluran KPR Subsidi syariah untuk karyawan Masjid Istiqlal di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu 21 Juni 2017
Maryono mengatakan, hingga Mei 2017, UUS BTN telah menyalurkan total pembiayaan senilai Rp15,31 triliun atau tumbuh 26,19 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp12,13 triliun di bulan yang sama tahun 2016 lalu
“Khusus pembiayaan KPR BTN iB hingga Mei 2017, BTN Syariah telah merealisasikan penyaluran KPR iB untuk 101.916 unit rumah atau melesat 28,69 persen yoy dari 79.196 unit rumah. Dengan nilai Rp10,87 triliun atau tumbuh 42,38 persen yoy dari Rp7,63 triliun pada Mei 2016,” ungkap Maryono.
Baca juga: BTN Syariah Patok Pembiayaan Tumbuh 24% di 2017
Ia menambahkan, adapun sebagian besar KPR tersebut merupakan KPR BTN Subsidi iB atau subsidi syariah. Per Mei 2017, UUS BTN telah menyalurkan KPR Subsidi untuk 62.165 unit rumah atau tumbuh 38,04 persen yoy dari 45.035 unit. Sementara nilai pembiayaannnya mencapai Rp5,6 triliun, atau tumbuh 81,81 persen dari Rp3,08 triliun pada Mei 2016.
Sebagai informasi, BTN Syariah atau UUS BTN merupakan Strategic Bussiness Unit (SBU) dari Bank BTN yang menjalankan bisnis dengan prinsip syariah, dan mulai beroperasi pada tanggal 14 Februari 2005 melalui pembukaan Kantor Cabang Syariah pertama di Jakarta.
Sampai saat ini, BTN Syariah terus berkembang dan ke depan akan ada rencana untuk spin-off menjadi Badan Usaha Syariah (BUS) pada semester dua tahun 2017. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More