Jakarta – Brand Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Tabungan Negara (BTN) atau BTN Syariah berhasil meraih penghargaan Infobank Digital Brand Awards 2002. Pemberian penghargaan dilakukan pada ajang 11th Infobank Digital Brand Awards 2022 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis, 7 April 2022.
Penghargaan diberikan berdasarkan hasil analisis dan media monitoring yang dilakukan oleh Biro Riset Infobank bekerjasama dengan Isentia. Ada delapan tahapan untuk menentukan sebuah brand layak mendapatkan penghargaan digital brand awards atau tidak.
Kedelapan tahan tersebut adalah menentukan kategori, meriset brand dan kata kunci, memilih channel medsos, men-generate data dari medsos, menentukan sentimen, pengambilan data, menghitung indeks, dan menentukan hasil. Untuk ajang digital brand awards tahun ini hanya tiga tertinggi (top three) yang mendapat penghargaan.
UUS BTN terpilih menjadi UUS paling populer atau paling dikenal netizen di kelompok UUS beraset Rp10 triliun ke atas. Dalam setahun terakhir, BTN Syariah diperbincangkan sebanyak 1.245 kali oleh netizen. Perbincangan paling banyak terjadi pada bulan April 2021. Tema yang menjadi fokus netizen saat itu adalah terkait kuis berhadiah saldo uang elektronik yang diadakan BTN Syariah.
Pada survei digital brand tahun ini, BTN Syariah berhasil meraih indeks sebesar 1.177, mengungguli UUS Bank Permata dan UUS Bank DKI. Permata Syariah meraih indeks 191, sementara Bank DKI Syariah meraih indeks 120. (*) DW
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More