News Update

BTN Siapkan ATM Khusus Dukung Penyaluran Bansos Nontunai

Denpasar – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) turut mendukung penyerahan bansos secara non tunai. Bersama Himbara (himpunan bank milik negara) Bank BTN sudah menyiapkan ATM khusus untuk mendukung penyaluran PKH (Program Keluarga Harmoni).

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Bank BTN, Catur Budi Harto, dalam keterangannya, di Denpasar, Kamis, 16 Februari 2017. Menurutnya, ATM ini nantinya langsung terkoneksi ke bank BUMN lainnya walaupun sekarang warga menerima ATM tersebut dari Bank BTN.

Menurut Catur, penyaluran Bantuan sosial secara non tunai kepada masyarakat telah diintegrasikan dalam satu kartu combo yang diterbitkan Himbara yang disebut sebagai Kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera). Kartu ini telah didesain khusus dengan fitur tabungan yang sudah Interoperability dan dapat digunakan di mesin ATM 4 Bank Himbara yaitu BTN, BNI, BRI, dan Mandiri oleh penerima bantuan.

“Dengan kartu ini masyarakat dapat sekaligus menabung. Masyarakat saat diajak untuk tidak langsung mengambil habis bantuan yang diberikan pemerintah, namun juga dapat ditabung untuk kepentingan jangka panjang,” ucapnya.

Penyaluran bantuan sosial non tunai di Kota Denpasar merupakan upaya dari HIMBARA untuk membantu serta mensukseskan arahan Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui pemberian bantuan sosial dari pemerintah yang disalurkan secara non tunai.

Sedangkan dalam pelaksanaan penyalurannyan dilakukan melalui agen Bank termasuk e-warong, ATM dan Outlet Bank. Di mana jaringan outlet Bank Himbara saat ini mencapai lebih dari 18.000 Outlet dan diperkuat dengan 60.000 ATM dan Agen Bank HIMBARA yang saat ini mencapai lebih dari 165.000 agen yang cukup banyak, sehingga dapat mengakomodir penyaluran Bantuan Sosial tersebut, jelasnya.

Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama dengan HIMBARA melaksanakan penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai (PKH) Tahap IV Perluasan. Pada penyaluran Tahap IV Perluasan ini Bantuan Sosial Non Tunai didistribusikan kepada 321 Keluarga Penerima Manfaat di Denpasar Utara.

Sementara itu Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawarsa mengatakan, Bantuan Sosial Non Tunai PKH yang dibagikan kepada warga di Denpasar tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo. Presiden memberi arahan agar Bantuan Sosial Non Tunai dapat diintegrasikan secara non tunai melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan rekening KPM di Bank.

Menurutnya, di tahun 2016 kemarin, tahap III & IV telah disalurkan PKH sebanyak 1,34 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Bank-Bank Himbara. Sistem yang dipakai menggunakan Kartu yang memiliki multi fungsi, yaitu sebagai e-wallet yang dapat menyimpan data penyaluran Bansos PKH Non Tunai serta berfungsi sebagai kartu tabungan.

Dengan sistem ini, Bantuan Sosial Non Tunai PKH akan langsung disalurkan ke rekening KPM sesuai Kebutuhan dan sisanya dapat ditabung.

“Program Subsidi Dana Non Tunai ini pada awalnya disebut Bantuan Langsung Tunai (BLT) lalu diubah menjadi Bantuan Sosial Non Tunai (Bansos Non Tunai). Dana Non Tunai saat ini dikonversikan menjadi Bantuan Sosial Non Tunai,” tambah Kofifah.

Sebagai upaya penanggulangan kemiskinan melalui pemberian bantuan dana non tunai dalam jangka pendek, Program PKH diharapkan mampu membantu KPM untuk mengurangi beban pengeluaran. PKH juga diharapkan menciptakan perubahan perilaku peserta dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan sehingga menghasilkan generasi yang lebih sehat dan cerdas.

Sepanjang 2016 Bank BTN telah menyalurkan dalam beberapa tahap penyaluran, yakni tahap ketiga sebanyak 5.690 KPM di 6 Kabupaten/Kota dan tahap keempat sebanyak 24.705 KPM di kabupaten/kota yang sama (Denpasar, Cirebon, Jember, Yogyakarta, Cilegon, Madiun). Tahun 2017 Bank BTN mendapat alokasi program PKH sekitar 129.000 KPM dan program Bantuan Pangan Non Tunai/Rasta sekitar 17.000 KPM di 4 Kabupaten/kota. (*)

 

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

2 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

6 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

12 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

12 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

13 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

14 hours ago