BTN; Siap rilis kartu e-money. (Foto: Paulus Yoga)
Untuk mengetes pangsa pasar, kartu prepaid akan disebarkan BTN di 1.000 kantor cabang yang ada di Jakarta. Dwitya Putra
Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menargetkan bisa menyalurkan 20 ribu kartu prepaid tahun ini untuk kawasan DKI Jakarta. Rencananya, kartu tersebut akan diluncurkan BTN pada bulan November tahun ini.
“Kita tinggal nunggu saja, segera launching. Paling lambat November lah kita launching kartu prepaid,” kata Direktur BTN Sis Apik Wijayanto, usai acara penandatanganan Naskah kesepahaman bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di kantor pusat Bank BTN, Jakarta, Senin, 14 September 2015.
Penerbitan ini, menurut Sis Apik, untuk melihat antusias nasabah BTN yang ada di Jakarta. Setidaknya kartu prepaid akan disebarkan di 1.000 cabang BTN yang ada di Jakarta.
Dengan adanya kartu prepaid BTN, ujarnya diharapkan dapat mempermudah nasabah BTN untuk menggunakan transportasi di Indonesia, seperti e-toll card, Busway Trans Jakarta, Kereta Commuter Line, Trans Semarang, dan Trans Jogja.
Selain itu, ada banyak manfaat lainnya, seperti outlet untuk anak sekolah, untuk belanja dan lainnya. Sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik tiap hari.
”Nantinya enggak perlu uang tunai lagi. Nanti supermarket juga akan di-support oleh kartu prepaid BTN,” tukas dia.
Seperti diketahui, kartu prabayar yang bernama Prepaid BTN ini masih menunggu izin dari Bank Indonesia (BI).
Dalam penerbitan ini, BTN akan bekerja sama dengan beberapa bank BUMN yang sudah menerbitkan.
“Kita sama-sama sinergi, mau tidak mau harus dimiliki bank, makanya kita akan terbitkan, untuk transportasi, e-toll card, Trans Jakarta, kereta commuter line, dan yang lainnya,” ungkap dia. (*)
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More
Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More
Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More
Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More
Poin Penting: BGN telah merealisasikan pengadaan 21.801 motor untuk kepala SPPG, namun belum didistribusikan. Seluruh… Read More