Direktur Treasury PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon L. P. Napitupulu (kiri), Chief Economist Bank BTN Winang Budoyo dan Direktur Eksekutif Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Haryajid Ramelan (kanan) ketika menjadi nara sumber dalam acara Media Gathering Bank BTN di Yogyakarta, Jumat (4/10). Bank BTN bersiyap segera merealisasi aksi korporasi spin-off Unit Usah Syariah (UUS) perseroan. Langkah spin-off tersebut dilakukan sebagai pengembangan sekaligus penguatan bisnis BTN Syariah ke depannya sesuai dengan arahan OJK. Adapun, sesuai dengan tahapan yang sudah disiapkan perseroan, aksi pemisahan tersebut diperkirakan akan rampung pada Desember 2020 dengan kebutuhan dana sekitar Rp4,5 triliun. (*)
Poin Penting Harga emas di Pegadaian pada 10 April 2026 kompak turun untuk tiga produk:… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan penguatan pada awal pekan, dengan level support 7.084–7.191 dan resistance… Read More
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More