Headline

BTN Sediakan Rumah Murah dengan DP Rp1,12 Juta

Bekasi–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyediakan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kalangan MBR cukup mengeluarkan uang muka (down payment/DP) sekitar Rp1,12 juta dengan cicilan sekitar Rp800.000 per bulan, untuk dapat memiliki rumah tapak ini.

Adapun BTN menggandeng PT Arrayan Bekasi Development dalam menyediakan rumah tapak (landed house) murah bagi kalangan MBR. Proyek rumah tapak bernama Villa Kencana Cikarang ini rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 105 hektar di Bekasi dengan total rumah yang akan dibangun sekitar 8.749 unit rumah.

Penyediaan rumah murah bagi kalangan MBR ini, bertujuan untuk menyukseskan Program Sejuta Rumah yang dicanangkan oleh pemerintah Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Dalam peluncuran rumah murah ini, Presiden Joko Widodo pun hadir untuk meresmikannya.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, sebagai integrator Program Sejuta Rumah, pihaknya akan terus mendukung pemenuhan kebutuhan akan perumahan di Indonesia. Dalam proyek perumahan ini, BTN tak hanya berperan sebagai pemberi kredit pemilikan rumah (KPR), tapi juga menyalurkan kredit konstruksi bagi pengembang. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

35 mins ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

5 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

5 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

5 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

5 hours ago