Terkait kinerja keuangan pada semester I 2016, Perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 25,4% menjadi Rp1,04 triliun. Laba tersebut meningkat dari Rp850 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Sedangkan untuk pendapatan bunga bersih mencapai Rp3,69 triliun dan pendapatan operasional mencapai Rp584 miliar. Pendapatan bunga bersih tumbuh 15,71% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,19 triliun. Sementara pendapatan operasional lainnya tumbuh 12,56% dari tahun 2015 yang sebesar Rp519 miliar.
Perolehan dana pihak ketiga (DPK) BTN pada semester I 2016 meningkat 17,29% menjadi Rp134,55 triliun dibandingkan Rp114,74 triliun pada akhir Juni 2015 lalu. Pertumbuhan DPK didorong oleh pertumbuhan giro dan deposito yang masing-masing tumbuh 22,86% dan 20,06 persen, sementara tabungan tumbuh 5,64%.
Penyaluran kredit BTN mengalami pertumbuhan sebesar 18,39% pada semester I 2016, menjadi Rp149,31 triliun dari Rp126,12 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Adapun rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) mencapai 3,41%. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More