Headline

BTN Sabet Penghargaan Digital Brand

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mendapat penghargaan Digital Brand dari Majalah Infobank sebagai peringkat I untuk kelompok KPR Bank Umum Konvensional. Penghargaan juga diterima untuk Bank Umum Syariah BTN.

Brand ini akan memperkuat posisi Bank BTN dalam bersaing dengan para kompetitor di pasar perbankan,”kata Direktur Bank BTN, Irman Alvian Zahiruddin di Jakarta, Selasa 5 April 2016.

Digital Brand yang diperoleh Bank BTN, kata Irman, merupakan kebanggaan untuk memudahkan bank dalam bersaing di pasar. Terlebih, BTN merupakan pemain utama di pasar perumahan nasional.

“Sejalan dengan visi perseroan, maka sangat diperlukan bagaimana kami dapat menjadikan KPR Bank BTN sebagai brand yang dapat dengan mudah diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Oleh karena itu kami akan membandrol KPR BTN itu dengan digital banking,” jelasnya.

Irman menjelaskan, layanan digital banking akan diarahkan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh rumah. Dengan layanan digital banking bisa menggapai seluruh masyarakat Indonesia di berbagai daerah termasuk para pekerja informal.

“Kita harus terus menerus memikirkan bagaimana dalam setiap kesempatan dapat memperbaiki kesejahteraan masyarakat. Ini sudah dibuktikan oleh pemerintahan sekarang. Sekarang giliran kami para pelaku bisnis bagaimana turut memberikan dukungan untuk masyarakat yang butuh dorongan kita sebagai pimpinan,” tegasnya.

Menurut Irman sendiri dalam hal perumahan, seluruh stakeholder termasuk Bank BTN sudah mendorong bagaimana masyarakat dapat memiliki rumah dengan cara mudah dan murah. Ke depan seluruh bisnis nasional maupun duniapun sudah berbasis digital.

Seperti diketahui, sebelumnya bank BTN telah meluncurkan layanan digital lounge yang bernama BTN Digital Lounge pada Februari 2016 lalu. Layanan ini merupakan konsep layanan perbankan yang mengintegrasikan dan mengedepankan teknologi guna menciptakan customer experience yang cepat, simple serta memberikan kemudahan sekaligus menjadi solusi bagi nasabah. (*) Dwitya Putra

Apriyani

Recent Posts

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

34 mins ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

45 mins ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

59 mins ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

1 hour ago

227 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.214

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (9/4): Antam, Galeri24, dan UBS Kompak Meroket

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kembali naik dua hari beruntun pada 9 April 2026,… Read More

2 hours ago