Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, (BTN) bersama Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak pandemi corona virus disease (COVID-19). Pemberian bantuan tersebut dilakukan di enam Kantor Wilayah Bank BTN serta melibatkan enam Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI.
“Hari ini kita melakukan seremoni pembagian 1.800 paket sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat di enam provinsi yakni di Palembang (Sumatera Selatan), Bandung (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), Makassar (Sulawesi Selatan), dan kegiatan yang dipusatkan di DKI Jakarta. Pertimbangan pemilihan ke-enam lokasi tersebut adalah wilayah dengan temuan COVID-19 terbesar di Indonesia,” kata Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida, dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2020.
Paulus Totok Lusida mengatakan, sebelumnya REI juga telah mengadakan kegiatan penyaluran bantuan bagi masyarakat selama pandemi COVID-19. Hal ini sebagai bentuk kepedulian sosial dari pelaku usaha terhadap masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi tersebut.
Ia merinci, REI Sumsel telah menyalurkan alat pengaman diri (APD) berupa 450 unit baju hazmat, 18 boks T-glove, dan satu ton beras yang diserahkan kepada Wakil Wali Kota Palembang. Selanjutnya, DPD REI Jawa Barat yang memberikan bantuan berupa 450 paket sembako, 750 pieces masker, dan 1.500 botol hand sanitizer kepada mitra kerja REI Jawa Barat. Adapula dari REI Sulawesi Selatan yang menyumbangkan 100 paket sembako dan 1.000 masker kain kepada para da’i dan guru mengaji melalui Pusat Dakwah Muhammadiyah (PUSDIM) Kota Makassar.
Sementara itu, dari Jakarta, Direktur Utama Bank BTN, Pahala Nugraha Mansury menyatakan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dari yang fokus pada kredit perumahan tersebut dengan mitra kerja asosiasi pengembang terdepan. “Kerjasama yang kami bangun dengan para mitra pengembang tidak sekadar bisnis semata namun juga untuk tujuan sosial dan kemanusiaan yang kami wujudkan dalam bentuk kegiatan seperti kegiatan bakti sosial seperti ini,” ucap Pahala.
Menurut dia, momentum kali ini juga bertepatan dengan perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 serta peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang diperingati setiap tanggal 25 Agustus. “Dalam momentum HUT RI ke-75 dan Hapernas kali ini kita peringati salah satunya dengan ungkapan tali kasih dan berbagi dengan masyarakat yang terkena dampak COVID-19,” sebut Pahala.
Selain enam provinsi tersebut, lanjut Totok, pihaknya juga sudah menyalurkan bantuan. Seperti di DPD REI Riau yang telah menyalurkan APD berupa 400 unit baju hazmat kepada Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Riau dan bantuan 800 paket sembako. REI Jogjakarta juga telah menyalurkan 100 unit APD kepada Rumah Sakit Happy Land dan RS Lukito, penyediaan wastafel di Pemerintah Daerah (Pemda) Sleman, RS Sleman, RS Bethesda, dan RSUD Jogjakarta, serta pemberian sembako melalui Pemda Bantul.
DPD REI Bengkulu juga telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai yang bekerjasama dengan Kepolisian Resort Kota (Polresta) Bengkulu. Selanjutnya, DPD REI Kalimantan Selatan yang menyalurkan 100 hazmat, 100 face shield, dan 250 paket sembako bagi masyarakat terdampak pandemi.
“Bantuan yang disalurkan melalui DPD REI se-Indonesia diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. Sebab kita ketahui bersama, kondisi perekonomian akibat efek pandemi ini luar biasa beratnya,” ujar Totok Lusida. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More