Snapshot

BTN Pimpin Penyaluran FLPP 2020

Bank Tabungan Negara (BTN) masih menjadi bank pelaksana penyalur tertinggi, yang menyalurkan dana FLPP tahun 2020 dengan jumlah total sampai dengan Juni sebanyak 44.193 unit rumah 38.177 dengan jumlah kredit sekitar Rp4,45 Triliun. Adapun jumlah realisasi ini terdiri dari 38.177 unit dengan nilai kredit sebesar Rp3,86 Triliun didukung oleh BTN Konvensional dan sisanya sebanyak 6.016 unit dengan nilai kredit Rp585 Milyar didukung oleh BTN Syariah. BTN menyatakan akan terus mendukung program pemerintah dalam pembiayaan perumahan untuk masyarakat menengah bawah (MBR) dan tetap melayani masyarakat untuk punya rumah meskipun saat ini sedang dalam pandemic covid19. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Pertamina Bentuk Sub Holding Downstream, Dinilai Perkuat Optimalisasi Operasional Hilir

Poin Penting Pertamina resmi membentuk Sub Holding Downstream (SHD) untuk mengintegrasikan Patra Niaga, Kilang Pertamina… Read More

8 hours ago

Anindya Bakrie Tegaskan Pertumbuhan Hijau Jadi Motor Investasi dan Transisi Energi

Poin Penting Pertumbuhan hijau dinilai Anindya Bakrie sebagai bagian inti strategi pertumbuhan nasional, mencakup ekonomi,… Read More

8 hours ago

Gelar Run for Disabilities, BTN Perkuat Komitmen ESG Lewat Inklusivitas

Poin Penting BTN menggelar Run for Disabilities sebagai bagian Road to BTN Jakim 2026, menegaskan… Read More

11 hours ago

BTN Gelar Run for Disabilities, Perkuat Komitmen ESG dan Inklusivitas

Poin Penting BTN menegaskan komitmen ESG dan inklusivitas melalui BTN Run for Disabilities dengan melibatkan… Read More

11 hours ago

Gelar Green Golf Tournament 2026, Infobank Dorong Program Sosial dan Lingkungan Bersama Industri Keuangan

Poin Penting Infobank bersama IBI, AAUI, dan APPI menggelar 8th Green Golf Tournament 2026 yang… Read More

16 hours ago

Perubahan Iklim Sudah Terasa, Muliaman Hadad Serukan Industri Konsisten Jaga Lingkungan

Poin Penting Green Golf Tournament 2026 menegaskan komitmen Infobank dan industri jasa keuangan untuk berperan… Read More

18 hours ago