Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, (BTN) kembali berinovasi akan meluncurkan aplikasi yang menghubungkan sekaligus mempermudah para pengelola dan penghuni rumah, perumahan, atau apartemen untuk membayar tagihan-tagihan termasuk iuran terkait hunian hingga menyampaikan keluhan dan pertukaran informasi lainnya.
Direktur Operation, IT, & Digital Banking Bank BTN Andi Nirwoto mengatakan, sebagai bank terdepan di sektor perumahan, perseroan terus berupaya berinovasi untuk memberikan layanan perbankan yang terbaik untuk mempermudah dan melengkapi kebutuhan hidup para nasabahnya.
“Kami melihat ada kebutuhan yang tinggi untuk pembayaran iuran-iuran terkait hunian terutama pada nasabah techsavvy. Dengan menghadirkan aplikasi yang sedang kami siapkan ini, harapannya ke depan akan mempermudah para nasabah dalam membayar seluruh tagihan atau iuran baik di perumahan maupun apartemen melalui ponsel pintar nasabah,” jelas Andi, Kamis, 2 Desember 2021.
Andi menuturkan, selain pembayaran iuran, nasabah sebagai pelanggan juga dapat menyampaikan keluhan kepada pengelola perumahan atau apartemen. Sebaliknya, para pengelola perumahan atau apartemen juga dapat menyampaikan informasi-informasi penting bagi para pengguna fasilitas huniannya.
Nantinya, aplikasi ini akan ditawarkan bagi seluruh mitra pengembang Bank BTN hingga debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR)/Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) perseroan. “Aplikasi ini akan kami tawarkan baik berbasis Android maupun iOS untuk pengguna, maupun berbasis web untuk pengelola rumah, perumahan, atau apartemen,” ujarnya.
Menurut Andi aplikasi tersebut secara resmi akan dilaunching bertepatan dengan HUT KPR BTN 10 Desember mendatang. Ia yakin aplikasi yang sudah siap edar itu nantinya bakal semakin melengkapi layanan digital banking Bank BTN. Termasuk juga bakal mendukung visi BTN sebagai The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025 medatang.
Andi mengungkapkan, Digital Mortgage Ecosystem BTN akan terus berkembang guna menjadi platform ekosistem perumahan yang akan melayani kebutuhan masyarakat dari hulu sampai dengan hilir, dimulai dari pencarian, pengembangan, pembelian dan penjualan properti / rumah, kontrakan rumah, renovasi rumah, interior rumah sampai dengan melayani kebutuhan utilities rumah secara rutin. (*)
Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More
Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More
Poin Penting Penerimaan negara hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8 persen yoy… Read More