Snapshot

BTN Kucurkan Rp1 Triliun ke AP II

Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Oni Febriarto R. bersama Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II (Persero) Andra Agussalam berbincang usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Sinergi Jasa Layanan Perbankan bagi AP II di Jakarta, Senin (27/8). Melalui sinergi tersebut, Bank BTN akan mengucurkan kredit korporasi senilai Rp1 triliun ke AP II. Dana investasi tersebut rencananya akan digunakan AP II untuk membiayai pengembangan bandar udara seperti Bandara Jember, Bandara Palangkaraya, hingga pengembangan Runway 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hingga semester I/2018, Bank BTN telah mencatatkan penyaluran kredit komersial senilai total Rp15,48 triliun. Posisi tersebut tercatat naik 20,15% secara tahunan (year-on-year/yoy). (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

16 mins ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More

3 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

3 hours ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

3 hours ago

Moody’s Turunkan Outlook RI, Purbaya: Hanya Jangka Pendek

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More

3 hours ago