BTN Property Expo; Dinantikan masyarakat. (Foto: Budi Urtadi)
BTN menargetkan event pameran dapat mendongkrak realisasi KPR baru sekitar Rp1,5 triliun. Paulus Yoga
Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menggelar pameran perumahan BTN Property Expo dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.
Direktur Utama BTN, Maryono mengatakan, kebutuhan rumah akan terus berjalan, tumbuh dan naik melebihi pasokan yang ada di pasar. Untuk itu para pelaku usaha terkait pembangunan perumahan harus siap memenuhinya.
“Kami siap memberikan dukungan pembiayaan dan untuk itulah pameran ini digelar dengan target realisasi KPR selama pameran sekitar Rp1,5 triliun,” ujar Maryono usai membuka BTN Property Expo 2015 di Jakarta, Sabtu, 15 Agustus 2015.
Maryono menambahkan, BTN Property Expo 2015 ini merupakan kelanjutan dari event yang sama yang telah dilakukan Bank BTN pada tahun 2011, 2012, 2013 dan 2014. Respon masyarakat dan para pelaku industri perumahan terhadap event tersebut dinilainya sangat besar.
“Animo masyarakat sangat besar sekali untuk event pameran seperti ini. Apalagi pada event seperti ini banyak fasilitas dan kemudahan yang ditawarkan untuk transaksi selama pameran berlangsung,” tuturnya.
Menurutnya, ini merupakan momen yang tepat untuk menjual produk rumah kepada masyarakat sekaligus baik secara tunai ataupun KPR. Ia menegaskan, dalam BTN Property Expo 2015 Banyak fasilitas kemudahan dan promosi yang bervariasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama pameran berlangsung.
BTN Property Expo 2015 didukung oleh lebih dari 500 pengembang yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Banten, Bandung, Sukabumi, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Balikpapan, Samarinda, Kendari dan Medan. Sementara itu telah siap 162 stand pameran rumah siap jual baik secara cash ataupun KPR. (*)
@bangbulus
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More
Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More