Perbankan

BTN Incar Dana Murah Rp7 Triliun dari Tabungan Bisnis

Bandung – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menargetkan mampu meraih dana murah dari Tabungan BTN Bisnis sekitar Rp7 triliun hingga akhir tahun 2023. Untuk mencapai target tersebut, Bank BTN menggelar Road Show Tabungan BTN Bisnis di Bandung, Jawa Barat.

Direktur Distribution & Funding Bank BTN Jasmin mengatakan, Road Show Tabungan BTN Bisnis di Bandung ini merupakan kelanjutan road show perseroan yang dilakukan tahun lalu dalam mengenalkan produk yang dibintangi oleh Atlet Bulutangkis Nasional Peraih Medali Emas Olimpiade Barcelona 1992 yang juga pengusaha yakni Alan Budikusuma dan Susi Susanti. Tahun lalu Bank BTN telah menggelar road show Tabungan BTN Bisnis di Surabaya, Tanah Abang-Jakarta, Singkawang-Pontianak, Semarang dan Medan.

Dipilihnya Bandung sebagai lokasi Road Show Tabungan BTN Bisnis di Jawa Barat, dikarenakan, kota ini memiliki pusat perdagangan yang banyak dan pertumbuhannya juga pesat. Diharapkan Tabungan BTN Bisnis akan direspon positif oleh para pelaku usaha di Kota Bandung.

“Respon Tabungan BTN Bisnis ini sangat positif dari masyarakat terutama para pebisnis. Sehingga tahun ini kami menargetkan bisa meraih dana dari Tabungan BTN Bisnis sekitar Rp7 triliun,” ujar Jasmin pada acara Road Show Tabungan BTN Bisnis di Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 28 Januari 2023.

Menurut Jasmin, target tahun ini mengalami pertumbuhan sekitar 40% dibandingkan tahun 2022, disebabkan optimisme perseroan terhadap respon pebisnis khususnya UMKM pada Tabungan BTN Bisnis. Untuk mencapai target tersebut, strategi yang dijalankan perseroan antara lain  fokus pada ekosistem bisnis agar semua jaringan bisnis dari hulu  ke hilir dapat dikelola dan berputar di Bank BTN.  

“Kami membidik para pebisnis yang masuk dalam ekosistem properti, perdagangan, kawasan industri, healthcare, dan pendidikan. Tantangan kami kedepan yakni menjadikan Tabungan BTN Bisnis sebagai tabungan transaksional, untuk itu kami akan fokus kepada ekosistem bisnis baik supplier maupun buyernya,” papar Jasmin.

Jasmin mengungkapkan, Tabungan BTN Bisnis menjadi salah satu solusi bagi para pelaku usaha yang akan mempermudah transaksi bisnisnya karena memiliki beragam fitur pendukung diantaranya limitasi transaksi yang tinggi untuk transfer.

Selain itu, Tabungan BTN Bisnis juga menawarkan fitur yang dapat memudahkan pemantauan dan pencatatan pembukuan transaksi.  “Tabungan BTN Bisnis ini memberikan kemudahan transaksi kepada segmen pebisnis seperti SME, perdagangan, properti dan lain-lain, baik secara individu maupun secara institusi,” urainya. 

Jasmin menambahkan Tabungan BTN Bisnis dapat menunjang aliran transaksi di antara para pedagang dari supplier, pengolah bahan baku maupun penjual di rantai bisnis industri. Apalagi pertumbuhan bisnis produk lokal makin diminati dengan kualitas dan produk yang inovatif.

“Pertumbuhan bisnis yang pesat di Bandung perlu didukung layanan perbankan yang mumpuni dan mendukung transaksi dan Bank BTN siap melayani untuk produk Tabungan BTN Bisnis di semua cabang seluruh Indonesia,” terangnya.

Terkait Tabungan BTN Bisnis, lanjut Jasmin terdapat sejumlah keuntungan atau benefit yang diberikan kepada para pengusaha di antaranya besaran limit transaksi yaitu nilai transfer antar rekening BTN maupun Bank lain lebih besar daripada tabungan biasa.

Selain itu, Tabungan BTN Bisnis masih menerapkan bebas biaya transfer dan administrasi. “Tabungan BTN Bisnis juga memberikan rincian informasi terkait transaksi bisnis yang detail misalnya mencantumkan identitas pengirim dana dan informasi metode transaksi yang masuk, apakah dengan QRIS atau EDC dan sebagainya,” pungkasnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

4 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

56 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago