Kepala Kantor Wilayah I PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Manahan Hutapea mendampingi Direktur Operasi Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan, Martanto Boedi Joewono, Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Adang Sutara dan Kepala Divisi Subsidized Mortgage Lending Division BTN, Mochamad Yut Penta meninjau akad massal KPR FLPP yang diikuti oleh ratusan debitur di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/12).
Permintaan pasar terhadap rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah masih cukup tinggi terbukti pemerintah telah menambah alokasi kuota FLPP senilai Rp2 Triliun. Bank BTN optimis dengan akad KPR massal akan dapat mengejar kebutuhan tambahan pemhiayaan KPR Subsidi yang diperkirakan bakal mencapai 13.000 unit sampai dengan akhir tahun 2019. (*)
Poin Penting Investor asing kembali agresif masuk pasar saham dengan net foreign buy Rp1,09 triliun… Read More
Poin Penting Danantara akan mereformasi bank Himbara pada 2026 untuk memperkuat likuiditas, kredit, dan kinerja… Read More
Poin Penting OJK mencabut izin BPR/BPRS terutama karena kasus fraud serta lemahnya tata kelola dan… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,16% pada sesi I perdagangan Kamis (15/1) ke level 9.046,83… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More
Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More