Kepala Kantor Wilayah I PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Manahan Hutapea mendampingi Direktur Operasi Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan, Martanto Boedi Joewono, Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Adang Sutara dan Kepala Divisi Subsidized Mortgage Lending Division BTN, Mochamad Yut Penta meninjau akad massal KPR FLPP yang diikuti oleh ratusan debitur di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/12).
Permintaan pasar terhadap rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah masih cukup tinggi terbukti pemerintah telah menambah alokasi kuota FLPP senilai Rp2 Triliun. Bank BTN optimis dengan akad KPR massal akan dapat mengejar kebutuhan tambahan pemhiayaan KPR Subsidi yang diperkirakan bakal mencapai 13.000 unit sampai dengan akhir tahun 2019. (*)
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More
Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More