Categories: News UpdatePerbankan

BTN Gandeng TX Travel Tawarkan Produk Kredit dan Paket Perjalanan

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN terus mendongkrak kinerja kreditnya. Setelah sebelumnya menggelontorkan kredit ke berbagai perusahaan pengembang baik swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BMUN), kali ini BTN membiayai paket perjalanan domestik maupun internasional yang ditawarkan oleh perusahaan agen wisata TX Travel.

Executive Vice President Non Subsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar mengungkapkan, pihaknya bersama TX Travel telah sepakat melakukan kerjasama pemasaran produk kredit dan paket perjalanan dalam maupun luar negeri untuk meningkatkan kinerja bisnis masing-masing.

“Jalinan kerjasama ini dipastikan dapat memberikan keuntungan bagi kedua belak pihak. Sebab, kami berkesempatan menambah jumlah debitur baru atau debitur eksisting yang akan top up. Sebaliknya, TX Travel juga bakal mendapat customer melalui paket perjalanan wisata yang tawarkan kepada kami,” ujar Suryanti dalam keterangannya di Jakarta seperti dikutip, Sabtu, 23 November 2019.

Dalam kerjasama ini, pihaknya menawarkan Kredit Agunan Rumah (KAR) dengan tingkat suku bunga rendah, yaitu 9,75%. Selain itu, memberikan potongan biaya provisi hingga 50% dan biaya proses masuk plafon kredit. Khusus untuk kompensasi akan dibebaskan dari biaya pinalti dan taksasi bagi pengajuan dibawah Rp5 miliar. Ia berharap seluruh debitur eksisting KPR Bank BTN bisa manfaatkan Program KAR Jalan-Jalan ini.

Adapun paket jalan-jalan ke luar negeri yang ditawarkan dengan harga khusus bagi calon debitur baru dan debitur eksisting Bank BTN, mencakup Thailand, Korea Selatan, Tiga Negara Serumpun (Thailand, Malaysia, Singapura), Jepang, dan Eropa Barat. “Jadwal keberangkatan untuk paket perjalanan wisata tersebut dapat dipastikan di awal (maksimal 6 bulan sebelum keberangkatan),” imbuh Yanti.

Pendiri dan CEO TX Travel Anton Thedy menambahkan, dengan kerjasama ini banyak benefit lain yang didapat customer dari Bank BTN. “Selain paket wisata dengan harga khusus, kami juga memberikan layanan lebih prima kepada seluruh calon debitur baru dan debitur eksisting Bank BTN yang ingin menikmati liburan akhir tahun,” cetusnya.    

Anton Thedy menyebut, kerjasama dengan Bank BTN dilakukan sebagai langkah antisipasi kian ketatnya persaingan bisnis seiring perubahan pasar di era tourism 4.0. Dimana kemajuan teknologi akan kian memudahkan para traveler melakukan perencanaan perjalanan. Selain itu, para wisatawan juga akan mencari spot-spot baru yang sebelumnya tidak dilirik.

Mengutip Riset terbaru yang dilakukan Booking.com, tahun 2020 akan menjadi tahun penuh dengan eksplorasi. Ini didorong oleh kemajuan teknologi yang bisa membantu wisatawan menjelajahi berbagai tempat berlibur. Memasuki dekade baru, para agent tour dan tavel akan melihat industri travel merespons traveler yang berkelanjutan, punya rasa ingin tahu, dan cakap teknologi.

Riset yang dilakukan Booking.com melibatkan 22.000 traveler di 29 market. Di samping itu riset juga mempertimbangkan ulasan dari 180 juta wisatawan yang terverifikasi. Menurut Booking.com, tren travel yang akan muncul tersebut tidak hanya untuk tahun 2020, tetapi juga pada tahun-tahun mendatang. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

57 mins ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

6 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

7 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

7 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

17 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

18 hours ago