News Update

BTN Kembangkan Ekonomi Ponpes dengan Fintech

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersama dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Maryono dan Pimpinan Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Waheeda Binti Abdul Rahman serta Direktur Utama PT Data Aksara Matra, Aditya Riyadi usai Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU), di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat 28 Juli 2017. Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto turut hadir menyaksikan acara penandatanganan tersebut. MoU tersebut bertujuan mengembangkan kemandirian Pondok Pesantren di bidang ekonomi digital melalui penggunaan financial technology untuk menggunakan jasa produk perbankan syariah BTN seperti pembiayaan KPR BTN iB, payroll/gaji, Deposito , Giro, Tabungan iB dan jasa perbankan lainnya.

Paulus Yoga

Recent Posts

Cermati Fintech Group Adakan Mudik Bersama

Cermati Fintech Group menggelar program mudik gratis #MAUDIKBersama sebagai bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial… Read More

4 hours ago

Pemenang Anugerah Jurnalistik & Foto BTN 2026

Dari 1.050 karya yang dikirimkan pada Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN 2026 terpilih 6 pemenang… Read More

4 hours ago

BNI Dorong Nasabah Kelola Keuangan Ramadan Lewat Fitur Insight di wondr

Poin Penting BNI dorong nasabah kelola pengeluaran Ramadan lewat fitur Insight di aplikasi wondr by… Read More

6 hours ago

SIG Gandeng Taiheiyo Cement Garap Bisnis Stabilisasi Tanah

Poin Penting SIG dan Taiheiyo Cement bekerja sama mengembangkan bisnis soil stabilization di Indonesia. Teknologi… Read More

6 hours ago

Bank Saqu Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Digital Jelang Idulfitri

Poin Penting Bank Saqu meluncurkan kampanye edukasi “Awas Hantu Cyber” untuk meningkatkan kewaspadaan nasabah dari… Read More

6 hours ago

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

13 hours ago