Maryono; Optimis. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) meyakini kinerjanya akan terus membaik seiring dengan proyeksi ekonomi tahun 2016 yang juga bakal membaik.
Untuk menangkap peluang yang ada, Direktur Utama BTN, Maryono mengungkapkan, pihaknya akan menggandeng Housing Development Finance Center (HDFC) India sebagai mitra bisnis dalam mengembangkan pola pembiayaan di Indonesia bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Pupera).
Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung kinerja BTN kedepan bisa lebih baik lagi. “HDFC punya pengalaman sebagai lembaga pembiayaan perumahan terbaik di dunia,” ujar Maryono, Kamis, 10 Desember 2015.
Maryono sendiri berpendapat, pasar properti tak perlu lagi menunggu lama untuk memasuki percepatan di 2016. Menurutnya, kondisi ekonomi di 2015 yang tidak kondusif membuat adanya ketidakseimbangan antara supply dan demand kebutuhan rumah.
“Tapi, kinerja BTN tumbuh di atas rata-rata industri,” kata Maryono.
Seperti tahun ini, BTN juga akan mengandalkan Program Sejuta Rumah untuk menjadi penggerak kebutuhan rumah lebih tinggi. Hal itu, kata dia, karena masyarakat diberikan kesempatan oleh pemerintah melalui program tersebut agar memiliki rumah dengan cara mudah, cepat, dan murah.(*) Dwitya Putra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More