Snapshot

BTN Gandeng DJKN

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Maryono, Direktur Bank BTN Nixon Napitupulu (ketiga kanan), Kepala Divisi Bank BTN Suryanti (kedua kanan) dan Kepala Divisi Elisabeth Novie (kanan) bersama Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Lukman Effendi (kiri) dan Dirjen DJKN Isa Rachmatarwata (kedua kiri) berbincang usai menandatangani Nota Kesepahaman Bersama terkait pelaksanaan lelang hak tanggungan di Jakarta, Jumat (25/5).
Kerja sama tersebut digelar untuk menjaga aset negara dalam bentuk rumah yang dibiayai bank sekaligus dalam rangka perbaikan NPL, mengurangi pengaduan dan gugatan masyarakat terkait pelaksanaan lelang. Kerja sama juga dimaksudkan agar perseroan mempunyai ketetapan hukum pasti dalam pelaksanaan lelang rumah-rumah yang difasilitasi pembiayaannya melalui fasilitas KPR BTN. Hingga Maret 2018, non-perfoming loan (NPL) Bank BTN terus turun di bawah 3% atau berada di level 2,7%.(*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

13 mins ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

2 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

2 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

2 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Anjlok 1,37 Persen ke Level 8.280

Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More

3 hours ago