News Update

BTN Fasilitasi KPR Untuk Karyawan Kontrak Pelindo III

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, (BTN) siap membiayai kebutuhan perumahan untuk 6400 karyawan kontrak PT Pelindo (Persero). Direktur BTN Jasmin mengatakan perseroan optimis dapat melakukan pembiayaan tersebut karena memiliki kuota nasional sebanyak 81 ribu KPR subsidi dari total kuota nasional yang dimiliki pemerintah sebanyak 157 ribu.

“Sebagai bank BUMN yang fokus dalam pembiayaan kebutuhan papan atau perumahan masyarakat, BTN memiliki kuota sekitar 60-70 persen KPR subsidi dan memiliki kerjasama dengan 6000 developer seluruh Indonesia baik kabupaten maupun kota seluruh Indonesia, sehingga bisa cepat menyalurkan pembiayan KPR subsidi untuk MBR,” ujarnya usai penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Pelindo III, dikutip Sabtu, 6 Maret 2021.

Ia menjelaskan, Pelindo III memiliki 5 anak usaha dan 13 cucu perusahan dan 4 perusahan afiliasinya merupakan potensi bagi BTN untuk memberikan pembiayaan perumahan. KPR subsidi yang ditujukan untuk masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sangat cocok bagi karyawan kontrak PT Pelindo III yang memiliki 6.400 karyawan kontak.

“Dengan bunga fix 5 persen berjangka waktu 20 tahun dengan nilai maksimal Rp160 jutaan, itu cocok dengan Pelindo III yang banyak karyawan berstatus kontrak,” terangnya.

Selain memiliki produk BTN Solusi untuk menjawab kebutuhan pengelolaan dana korporasi sekaligus menyediakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan bunga murah, kerjasama bisnis tersebut juga dalam hal pemanfaatan jasa dan produk hingga layanan perbankan dalam mewujudkan sinergi bisnis yang efisien efektif dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Disamping itu, BTN juga siap mendukung pembiyaan PT Pelindo III untuk ekspansi pengembangan bisnis dan pembenahan infrastruktur.

“Kami sangat mendukung upaya Pelindo III dalam mewujudkan pelayanan prima kepada pelanggannya, khususnya di bidang transaksi perbankannya dan BTN akan terus berinovasi menghadirkan produk dan layanan perbankan untuk menjawab kebutuhan nasabahnya,” ujar Jasmin.

Sementara itu, Direktur Keuangan Pelindo III Endot Endardono mengungkapkan, sebagai perusahaan operator pelabuhaan yang memiliki wilayah kerja cukup luas yaitu 44 pelabuhan yang tersebar di 7 provinsi, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasanya, baik dari operasional maupun layanan transaksi perbankan, terlebih pihaknya juga terus berkomitmen mengimplementasikan salah satu Core Values BUMN yaitu Kolaboratif.

“Pelindo III terus berupaya memberikan pelayanan prima bagi para pengguna jasa kami, tidak hanya dari sisi operasional namun juga transaksi perbankan dan MOU ini merupakan upaya perseroan mewujudkan hal tersebut,” tambahnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

3 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

4 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

5 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

5 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

6 hours ago