News Update

BTN Dorong UKM Lokal Go Global

Kuala Lumpur – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mendorong Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk bisa bersaing di global. Salah satunya dengan mengirimkan UKM binaannya ikut dalam Pameran Indonesia Creative Product Festival (ICPF) 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Direktur Bank BTN R. Mahelan Prabantarikso mengatakan, hingga kini perseroan telah ikut mendukung pengembangan produk lokal dengan membina sebanyak hampir 500 UKM di Indonesia. Ratusan UKM tersebut dibina BTN melalui 10 Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang dikelola perseroan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Mahelan selain memberikan pembinaan, Bank BTN juga membuka akses berbagai UKM tersebut untuk bisa go-online. Hingga kini, sebanyak hampir 300 UKM, kata dia, telah difasilitasi perseroan untuk dapat go-online melalui situs blanja.com.

“Selain pembinaan dan akses go-online, kali ini kami juga semakin membuka akses produk lokal go-global dengan mengirimkan berbagai UKM binaan kami berpromosi di ajang ICPF 2018. Ke depannya, kami akan terus membantu pengembangan dan promosi UKM lokal sejalan dengan program BUMN Hadir untuk Negeri,” ujar Mahelan dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu, 15 April 2018.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, bahwa partisipasi Bank BTN dalam ajang ICPF 2018 juga merupakan bentuk apresiasi Bank BTN sebagai pendamping UKM yang selama ini menjadi binaan perseroan dalam mengembangkan bisnis di dalam negeri agar dapat bersaing dan go-global.

Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan Bank BTN terhadap program pemerintah yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN dalam program RKB yang bertujuan untuk mengembangkan industri kecil dan menengah di daerah agar hidup dan besar di negeri sendiri dengan pendampingan bank agar bisa mandiri dan besar.

“Ke depannya, kami ingin agar UKM binaan Bank BTN tidak hanya diperkenalkan di kancah Asean, tapi juga hingga ke Eropa dan Amerika,” ucapnya.

Adapun, UKM yang dikirimkan Bank BTN ke ajang promosi di negeri Jiran tersebut di antaranya Omah Wayang yang merupakan usaha wayang kulit asli binaan RKB Bank BTN di Bantul. Bank BTN juga mengirimkan UKM Sumbersari Batik binaan RKB di Jember yang mengembangkan Batik Khas Jember.

Selain itu, BTN juga membantu memperkenalkan batik khas Bangka lewat UKM Batik Kampung Katak yang dibina RKB perseroan di Bangka. Tenun khas Palembang juga diikutkan dalam pameran ICPF 2018 melalui UKM Rumah Tanjung Antiq binaan RKB Bank BTN di Palembang. BTN juga mengirimkan UKM B’doelur Gallery yang menawarkan produk busana dengan warisan lokal Palembang.

Selain mengirimkan berbagai UKM lokal, Bank BTN juga memperkenalkan budaya Ibu Pertiwi dengan menampilkan Vocal Group Suara Harmoni. Vocal group karyawan BTN yang telah menjuarai berbagai ajang kompetisi tersebut menampilkan racikan budaya Indonesia melalui lagu dan tarian di negeri Jiran.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Hari Sampurno menambahkan, pameran ICPF 2018 memberikan akses pemasaran disamping fasilitas pendanaan dan pembinaan yang telah dilakukan 215 RKB untuk berbagai UKM di Indonesia.

“Ke depannya kami berharap melalui ajang ini, UKM-UKM di Indonesia akan memiliki akses pasar yang lebih luas,” paparnya.

Pameran ICPF 2018 merupakan ajang promosi produk lokal pertama yang dihelatdihel. Ajang tersebut berlangsung di Gedung Putra World Trade Center, Kuala Lumpur mulai 13-15 April 2018. Selama tiga hari pameran tersebut digelar, tercatat ada sekitar 6.000 pengunjung dengan total transaksi sekitar Rp5,5 miliar dan potensi transaksi ke depan mencapai Rp10 miliar.

Dalam pameran tersebut, terdapat berbagai produk yang ditampilkan UKM nasional seperti fashion & embroidery, leather product, shoes & accessories, apparel, textile & fashion accessories, luggage, cases, bags, travel goods, gifts, crafts, housewares, beauty & personal care, home decoration, furniture, dan sebagainya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab

PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More

35 mins ago

Ma’ruf Amin: Hijrah Finansial jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Syariah Nasional

Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More

35 mins ago

Whoosh Delay akibat Penumpang Tahan Pintu Kereta, KCIC Angkat Bicara

Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More

53 mins ago

Kredit Bermasalah Pindar Naik di Awal 2026, OJK Ungkap Penyebabnya

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio kredit bermasalah pindar (TWP90) naik menjadi 4,38% pada… Read More

1 hour ago

BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,10 Triliun, 91 Persen dari Laba 2025

Poin Penting BBRI membagikan dividen Rp52,10 triliun dari laba bersih 2025 sebesar Rp56,65 triliun, dengan… Read More

1 hour ago

Kejagung Ungkap Modus Pengondisian Tender dalam Kasus Petral

Poin Penting Kejagung mengungkap modus pengondisian tender yang menyebabkan harga minyak dan produk kilang dalam… Read More

1 hour ago