Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Maryono (kedua dari kiri) bersama Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali, Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial Syarifudin, dan Sekretaris Mahkamah Agung
A.S Pudjoharsoyo dalam acara penandatangan Nota Kesepahaman tentang Pemanfaatan Jasa dan Layanan Perbankan di Lingkungan Mahkamah Agung (MA) di Gedung MA, Jakarta, Kamis 6 Juli 2017. Kerja sama ini meliputi penggunaan fasilitas Cash Management System, KPR khusus, dan Program Pengembangan Operasional. Lewat kerja sama tersebut Bank BTN memproyeksi DPK murah perseroan bakal bertambah sekitar Rp5 triliun hingga Rp7 triliun dan peningkatan kredit untuk para pegawai serta pendapatan non bunga dari layanan perbankan di lingkungan kerja MA.(Budi Urtadi)
Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More
Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More