[Best_Wordpress_Gallery id=”576″ gal_title=”BTN Catatkan EBA-SP RP 1 Triliun di Bursa Efek”]
Direktur Utama BEI Tito Sulistio (kiri) dan Direktur Bank BTN Iman Nugroho Soeko berjabat tangan saat pencatatan Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) SMF-BTN 02 kelas A di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu 9 November 2016. Bank BTN mencatatkan EBA-SP-SMF-BTN 02 senilai Rp 1 triliun. Ini merupakan produk EBA yang kesembilan kalinya diterbitkan oleh Bank BTN bekerja sama dengan SMF. Delapan seri produk EBA sebelumnya telah berhasil diserap dipasar. Bank BTN bersama SMF telah menginisiasi transaksi sekuritisasi KPR sejak tahun 2009, total sekurititas KPR yang telah diterbitkan sampai dengan ini dengan skema KIK EBA mencapai Rp 5,455 triliun.(Budi Urtadi)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More