Jakarta – PT Bank Tabungan Negara, Tbk (BTN) menargetkan pada akhir tahun ini dapat menurunkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di bawah angka 3 persen. Hal itu diungkapkan oleh Ungkap Direktur Utama Bank BTN, Maryono saat ditemui di agenda Buka Puasa Bersama HIMBARA di Jakarta Convention Center.
“Saat ini kita menstabilkan tingkat NPL nya. Arahnya sendiri mulai membaik dan optimis dibawah 3 persen lah akhir tahun,” ujarnya.
Tercatat hingga bulan Juni 2017, Bank BTN menorehkan angka NPL di level 3,1 persen. Hal itu sejalan dengan yang diungkapkan Direktur Bank BTN, Nixon L Napitupulu.
“Bulan juni masih 3,1% dan kita optimis akhir tahun ini bisa dibawah angka 3 persen,” ungkap Nixon.
Nixon menambahkan, kondisi pasar dan ekonomi makro yang relatif stabil yang membuat target tersebut bisa direalisasikan oleh Bank BTN. Ia mengungkapkan, beberapa strategi yang dapat menurunkan NPL pada tahun ini di antaranya dengan menjalin kerja sama dengan partner bisnis perseroan untuk menyelesaikan aset bermasalah.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan terus mengingatkan beberapa nasabah yang bermasalah dan masih mengalami tunggakan salah satunya dengan pendekatan komunikasi.
“Terus kita tekan agar angka turun, dan dengan nasabah yang bermasalah juga kita hubungi terus kita ingatkan melalui pesan dan telefon kita masih haluslah” tutup Nixon. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More