News Update

BTN Bidik Kredit Baru RP5 Triliun Di IPEX 2017

Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar Indonesia Properti Expo (IPEX) 2017. Perseroan optimis gelaran pameran properti tahunan yang menghadirkan hampir 900 proyek perumahan itu akan mencatatkan potensi kredit pemilikan rumah (KPR) baru senilai Rp5 triliun.

Adapun, pameran perumahan yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) tersebut turut dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, serta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan penyelenggaraan IPEX 2017 ini menjadi upaya perseroan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah, terutama dalam menyukseskan Program Satu Juta Rumah. Pameran ini, juga menjadi langkah BTN dalam meningkatkan penyaluran KPR perseroan sehingga dapat mengerek naik pangsa pasar.

“Pameran IPEX ini digelar sejalan dengan komitmen kami menjadi integrator utama Program Satu Juta Rumah. Melalui pameran ini, masyarakat terutama di Jabodetabek bisa mudah memilih dan memiliki rumah. Kami meyakini dapat mencatatkan potensi kredit baru hingga Rp5 triliun dari pameran ini,” ujar Maryono di Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 hour ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

2 hours ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

3 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

3 hours ago