Perbankan

BTN Berhasil Masuk Lima Besar Survei SLE 2021

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (BTN) sukses masuk lima besar survei “Satisfaction, Loyalty, and Engagement (SLE) 2021” dengan total skor 58,16%. Hal ini tentunya tak lepas dari kerja keras BTN dalam menjaga kinerja dan pelayanannya, bahkan dalam masa sulit pandemi. Sehingga bank dengan spesialis di mortgage ini dapat menjaga kepuasan, loyalitas, dan keterikatan emosional para customernya.

Bank yang sekarang dipimpin oleh Plt Direktur Utama Nixon L.P. Napitupulu ini tercatat masuk kelompok tiga besar untuk kategori kepuasan dan loyalitas dalam survei SLE 2021. Pada kategori kepuasan, BTN masuk peringkat dua dengan skor 78,06% di kelompok bank BUKU 3. Sementara untuk loyalitas, BTN menempati peringkat tiga dengan skor 64,80%.

Kemudian, untuk kategori kepuasan pada pelayanan lainnya, seperti satpam, teller, kantor cabang, ATM, dan mobile banking, BTN masuk jajaran tiga besar di kelompok bank BUKU 3. Untuk satpam, BTN menempati posisi tiga dengan skor 79,42%. Untuk teller, BTN menempati posisi tiga dengan skor 80,99%.

Untuk kantor cabang, BTN menempati peringkat tiga dengan skor 78,23%. Untuk ATM, BTN menempati peringkat dua dengan skor 75,85%. Dan untuk mobile banking, BTN masuk posisi dua dengan skor 78,72%. Peraihan cemerlang ini sekaligus menjadi kado manis untuk BTN yang baru saja berulang tahun yang ke-71 tahun pada tanggal 9 Februari kemarin.

Hingga kini, bank yang telah berdiri 71 tahun tersebut sudah menyalurkan kredit kepada lebih dari Rp640 triliun dan kepada lebih dari 5 juta masyarakat Indonesia dari seluruh segmen.

Dengan demikian, tak heran bila BTN menjadi penguasa pasar KPR subsidi (konvensional maupun syariah), yang mana secara kumulatif hingga tahun 2020 telah mencapai 85,3%. Sementara di segmen KPR secara nasional, BTN menguasai pangsa pasar sebesar 40%, berdasarkan data per September 2020. (*) Steven

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Pemimpin Bank Sentral Global Kompak Dukung Powell usai Ancaman Pidana Trump

Poin Penting Bank sentral global kompak dukung Jerome Powell usai ancaman pidana dari Donald Trump.… Read More

1 min ago

Pendanaan Pindar Diprediksi Menanjak di Periode Ramadan, Begini Kata OJK

Poin Penting Pendanaan pindar cenderung meningkat saat Ramadan, didorong naiknya kebutuhan konsumsi dan modal usaha… Read More

24 mins ago

Purbaya Minta Pasar Tak Panik, Rupiah Diprediksi Menguat

Poin Penting Rupiah melemah ke level Rp16.864 per dolar AS, namun pemerintah menilai kondisi tersebut… Read More

2 hours ago

Rupiah Hampir Menyentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah melemah mendekati Rp17.000 per dolar AS akibat tekanan global, termasuk tensi geopolitik… Read More

2 hours ago

Muhammadiyah Soroti Ketidakpastian Hukum yang Membayangi Dunia Perbankan

Poin Penting Muhammadiyah menilai ketidakpastian hukum di sektor perbankan berdampak luas terhadap penyaluran kredit dan… Read More

3 hours ago

Rupiah Mendekati Rp17.000 per Dolar AS, BI Diperkirakan Intervensi

Poin Penting Rupiah dibuka menguat tipis 0,04 persen ke level Rp16.870 per dolar AS pada… Read More

3 hours ago