Snapshot

BTN Bagikan Dividen Rp237 Miliar

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo dan Komisaris Utama Bank BTN Chandra M Hamzah berbincang dengan jajaran direksi dan komisaris usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BTN di Jakarta, Rabu, 2 Maret 2022. RUPST Bank BTN menyetujui perseroan untuk membagikan dividen sebesar Rp237 miliar atau sekitar 10% dari total laba bersih perseroan tahun 2021 yang sebesar Rp2,37 triliun. Selain pembagian dividen, RUPST Bank BTN juga menyetujui untuk mengangkat kembali Nixon LP Napitupulu wakil direktur utama BTN dan mengangkat tiga komisaris baru yakni Herry Trisaputra Zuna sebagai Komisaris, Himawan Arief Sugoto sebagai Komisaris dan Sentot A Sentausa sebagai Komisaris Independen. Sementara RUPST memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Eko D Heripoerwanto sebagai komisaris BTN.

erman subekti

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

51 mins ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

1 hour ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

2 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

6 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

15 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

15 hours ago