Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Maryono (kedua kanan) bersama Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo (kiri), Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) Arief Mulyadi, dan Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM) Bambang Siswaji menyatukan tangan usai penandatangan Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat PNMIM dari PNM di Gedung Kementerian BUMN di Jakarta, Senin (22/4). Melalui penandatangan tersebut, Bank BTN membeli 33.000 lembar saham PNMIM senilai Rp114,3 miliar milik PNM. Pembelian perusahaan manajer investasi tersebut merupakan langkah awal perseroan merealisasikan rencana ekspansi untuk memperluas cakupan bisnisnya. (*)
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More