Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Maryono (kedua kanan) bersama Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo (kiri), Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) Arief Mulyadi, dan Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM) Bambang Siswaji menyatukan tangan usai penandatangan Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat PNMIM dari PNM di Gedung Kementerian BUMN di Jakarta, Senin (22/4). Melalui penandatangan tersebut, Bank BTN membeli 33.000 lembar saham PNMIM senilai Rp114,3 miliar milik PNM. Pembelian perusahaan manajer investasi tersebut merupakan langkah awal perseroan merealisasikan rencana ekspansi untuk memperluas cakupan bisnisnya. (*)
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More
Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026… Read More