Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Maryono (kedua kanan) bersama Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo (kiri), Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM) Arief Mulyadi, dan Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM) Bambang Siswaji menyatukan tangan usai penandatangan Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat PNMIM dari PNM di Gedung Kementerian BUMN di Jakarta, Senin (22/4). Melalui penandatangan tersebut, Bank BTN membeli 33.000 lembar saham PNMIM senilai Rp114,3 miliar milik PNM. Pembelian perusahaan manajer investasi tersebut merupakan langkah awal perseroan merealisasikan rencana ekspansi untuk memperluas cakupan bisnisnya. (*)
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More