Poin Penting
- Bank BSN mencatat pembiayaan tumbuh 22 persen menjadi Rp56,5 triliun hingga Maret 2026, dengan lebih dari 1,34 juta nasabah
- BSN menargetkan penyaluran KPR Subsidi 73.700 unit pada 2026, serta menawarkan KPR komersial dengan margin mulai 2,65 persen dan produk inovatif BSN Golden Deal
- BSN menjalin kerja sama dengan REI untuk memperkuat pembiayaan properti syariah, mencakup pengembangan produk, edukasi, hingga dukungan proyek hunian.
Jakarta — PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat kinerja pembiayaan yang tumbuh signifikan hingga Maret 2026, sekaligus memperkuat langkah ekspansi di sektor properti melalui kerja sama strategis dengan Realestat Indonesia (REI).
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor, mengungkapkan penyaluran pembiayaan perseroan meningkat 22 persen menjadi Rp56,5 triliun per Maret 2026, dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari 1,34 juta di seluruh Indonesia.
Menurut Alex, capaian tersebut menjadi landasan bagi Bank BSN untuk memperluas kontribusi di sektor hunian berbasis syariah.
Sebagai bagian dari BTN Group, Bank BSN juga menargetkan penyaluran KPR Subsidi sebanyak 73.700 unit pada 2026, meningkat 34,8 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Baca juga: Topang Ekosistem Syariah, Aset Bank BSN Meroket di Atas 2.000 Persen Tembus Rp73 Triliun
Untuk segmen KPR komersial, perseroan menawarkan margin kompetitif mulai 2,65 persen fixed selama tiga tahun, serta menghadirkan produk BSN Golden Deal yang mengintegrasikan kepemilikan rumah dengan investasi emas.
Seiring dengan strategi ekspansi tersebut, Bank BSN resmi menjalin kolaborasi dengan REI melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Bandar Lampung, Selasa (5/5/2026), bertepatan dengan peringatan HUT REI ke-54.
Alex menyebut kerja sama ini difokuskan pada optimalisasi pembiayaan perumahan berbasis syariah melalui penyediaan produk perbankan yang inovatif, transparan, dan sesuai prinsip syariah.
“Komitmen Bank BSN adalah menjadikan sektor properti sebagai motor penggerak ekonomi syariah nasional, sejalan dengan peran REI dalam mendorong pengembang menghadirkan hunian berkualitas bagi masyarakat,” ujar Alex, di sela Penandatangaan MOU dengan REI dan menghadiri Puncak Acara HUT REI di Bandar Lampung, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menambahkan ruang lingkup kolaborasi mencakup pengembangan produk pembiayaan, program edukasi dan sosialisasi bagi pengembang serta masyarakat, hingga dukungan terhadap proyek hunian yang terintegrasi dengan sistem keuangan syariah.
Melalui sinergi ini, Bank BSN dan REI berharap dapat mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
“Bank BSN tidak hanya hadir saat rumah siap dipasarkan, tetapi juga sejak tahap awal pengembangan proyek, mulai dari pembiayaan lahan hingga rumah dimiliki masyarakat,” tambahnya.
Dari sisi layanan, Bank BSN juga memperkuat dukungan digital melalui platform Bale Syariah by BSN yang mencatat volume transaksi Rp2,84 triliun dari 1,2 juta transaksi hingga April 2026.
Selain itu, Bank BSN menyediakan layanan Cash Management System, payroll, Virtual Account, hingga QRIS guna mendukung operasional pengembang anggota REI secara lebih efisien.
Baca juga: BSN Perkuat Likuiditas untuk Dukung Ekspansi Pasar Syariah
Sementara itu, Ketua Umum REI, Joko Suranto menyatakan kerja sama ini mencakup pemanfaatan layanan perbankan syariah sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami berharap kerja sama ini dapat mendorong penyaluran kredit kepada anggota REI menjadi lebih profesional dan optimal,” ujar Joko, di kesempatan yang sama.
Melalui kolaborasi ini, Bank BSN bersama REI menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem hunian yang menjunjung nilai keberlanjutan, keadilan, dan kemaslahatan masyarakat.
“Ke depan, kerja sama akan terus diperkuat dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait di industri properti demi mendorong akses hunian yang lebih luas,” tutup Alex. (*) Ayu Utami


