Selama tahun 2017, total persetujuan pembiayaan ke sektor infrastruktur mencapai Rp3,7 triliun yang pencairannya akan dilakukan bertahap sesuai progres proyek. Outstanding pembiayaan ke sektor ini per posisi April 2017 sebesar Rp3,25 triliun atau 6 persen dari total pembiayaan per April 2017 BSM yang sebesar Rp54,69 triliun.
“Kami berharap kesempatan bekerja sama tidak berhenti di sini dan bisa dilanjutkan dengan kerjasama produk dan layanan jasa perbankan lainnya termasuk pembiayaan consumer ke karyawan PT Jasa Marga dan semoga kerja sama ini membawa kebaikan dan keberkahan untuk kedua belah pihak dan untuk negeri,” ujar dia dalam keterangannya, di Jakarta, Senin 12 Juni 2017.
Sementara itu Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal menambahkan, pembiayaan dari BSM akan digunakan untuk pengembangan ruas jalan tol Jasa Marga.
“Kami senang karena dapat menambah alternatif sumber pembiayaan proyek kami, yang selama ini dominan dari perbankan konvensional dan obligasi, juga dari perbankan syariah. Kerja sama ini sekaligus juga merupakan wujud dukungan PT Jasa Marga dalam pengembangan industri perbankan syariah,” ucapnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More
Poin Penting Adapundi menolak putusan KPPU karena dinilai tidak mencerminkan kondisi dan regulasi industri fintech… Read More
PT ALTO Network meluncurkan dua layanan digital terbaru, yaitu Askara Connect dan Askara Collab, untuk… Read More
Poin Penting Hijrah finansial sebagai transformasi menyeluruh, bukan sekadar pindah produk keuangan, tetapi perubahan cara… Read More
Poin Penting Saham BBCA turun sekitar 19 perse ytd, sejalan pelemahan IHSG, namun dinilai sebagai… Read More
Poin Penting KCIC mengecam penumpang yang menahan pintu Whoosh di Padalarang karena melanggar aturan dan… Read More